HomePolitik

Bertemu Warga Pekat & Brang Biji, Waka III Pastikan Aspirasi Masyarakat Diperjuangkan

Bertemu Warga Pekat & Brang Biji, Waka III Pastikan Aspirasi Masyarakat Diperjuangkan

Untuk Samapuin, Fachri Terus Berikan Anggaran Maksimal
Syamsul Fikri Siap Prioritaskan Aspirasi Pendidikan dan Keagamaan
Reses di Labuhan Mapin, Rafiq Serahkan Bantuan Rp 300 Juta

SUMBAWA BESAR – Wakil Ketua III DPRD Kabupaten Sumbawa, Zulfikar Demitry, SH, MH, memanfaatkan masa Reses II Tahun Sidang 2026 untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Dari empat titik yang dijadwalkan, dua lokasi yang telah dikunjungi yakni Kelurahan Pekat dan Kelurahan Brang Biji.
Kegiatan reses berlangsung dengan antusias dan dihadiri tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, kaum perempuan, serta warga dari kedua kelurahan. Berbagai persoalan disampaikan masyarakat, mulai dari pelestarian budaya, perbaikan infrastruktur lingkungan hingga kebutuhan sarana ibadah.
Dalam dialog tersebut, Zulfikar Demitry yang akrab disapa Kak Ikang menegaskan bahwa reses merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan harapan secara langsung kepada wakil rakyat.
“Reses bukan sekadar agenda rutin, tetapi ruang dialog yang sangat penting untuk mendengarkan kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan akan kami inventarisasi dan diperjuangkan sesuai mekanisme yang berlaku,” ujarnya.
Salah satu aspirasi yang paling banyak disampaikan masyarakat adalah penguatan budaya Sumbawa. Warga berharap pemerintah daerah bersama DPRD terus memperkuat upaya pelestarian budaya lokal agar tidak tergerus perkembangan zaman.
Menurut masyarakat, nilai-nilai Tau dan Tana Samawa harus terus diwariskan kepada generasi muda melalui pendidikan, kegiatan sosial, maupun berbagai program kebudayaan. Mereka menilai penguatan identitas budaya menjadi modal penting dalam menjaga karakter masyarakat di tengah arus globalisasi.
Selain itu, warga juga mengeluhkan kondisi drainase di sejumlah titik di Kelurahan Pekat dan Brang Biji. Saluran yang sempit maupun belum memadai menyebabkan genangan bahkan banjir saat musim hujan sehingga mengganggu aktivitas masyarakat.
Masyarakat berharap pemerintah dapat membangun maupun menormalisasi saluran drainase untuk mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan permukiman.
Aspirasi lain yang turut mengemuka adalah peningkatan sarana dan prasarana ibadah. Warga mengusulkan bantuan renovasi mushala, pengadaan karpet, hingga penyediaan alat pengeras suara bagi sejumlah masjid dan mushala.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Kak Ikang mengapresiasi partisipasi masyarakat yang aktif menyampaikan berbagai persoalan. Ia memastikan seluruh aspirasi akan dihimpun menjadi pokok-pokok pikiran DPRD untuk diperjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah sesuai skala prioritas dan kemampuan keuangan daerah.
“Kita ingin pembangunan di Kabupaten Sumbawa benar-benar lahir dari kebutuhan masyarakat. Mulai dari pelestarian budaya, peningkatan infrastruktur lingkungan hingga pemenuhan sarana ibadah merupakan kebutuhan nyata yang harus mendapat perhatian bersama,” tegasnya.
Ia berharap melalui pelaksanaan reses tersebut, komunikasi antara masyarakat dan DPRD semakin erat sehingga kebijakan pembangunan daerah dapat lebih tepat sasaran serta tetap berlandaskan semangat Tau dan Tana Samawa sebagai jati diri masyarakat Sumbawa.

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: