HomePolitik

Mudah, Begini Cara Daftar PPS/PPK di SIAKBA

Mudah, Begini Cara Daftar PPS/PPK di SIAKBA

Pleno DPB Periode Mei, Pemilih Berkurang 23 Orang
KPU Sumbawa Ikuti Bimtek PIPK
DPB Juni, Pemilih Baru dan TMS Bertambah

SUMBAWA- KPU terus menghadirkan kemudahan dalam setiap tahapan pemilu. Salah satunya kemudahan pada tahapan perekrutan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS ) yang akan dimulai tanggal 16 November 2022 mendatang.

Pada tahapan perekrutan badan adhoc ini, penyelenggaraan perekrutan / pendaftaran sepenuhnya wajib dilakukan secara online melalui aplikasi Sistem Informasi Anggota KPU dan Badan Adhoc (SIAKBA).

Pendaftarannya sangat mudah dan cepat sekitar 10 menit. Caranya, sebagaimana dijelaskan Komisioner KPU Sumbawa Muhammad Ali, langkah pertama dengan mengakses laman SIAKBA di https://siakba.kpu.go.id/. Kemudian menekan login lanjutkan dengan membuat akun daftar. Isi nama, email, NIK dan password. Setelah itu tunggu notifikasi di email yang sudah didaftarkan untuk mengaktifkan akun pendaftaran,Login di laman siakba melalui akun yang sudah didaftarkan dengan memasukan email dan password.
Berikutnya, pilih jenis seleksi badan adhoc yang diinginkan, pilih PPK atau PPS. Kemudian isi biodata dan riwayat hidup secara lengkap. Jika tidak ada yang tidak perlu diisi, silahkan isi dengan garis datar. Kolom dengan bintang merah wajib diisi. Jika sudah selesai mengisi biodata, klik “simpan dan lanjutkan”.
Pada langkah selanjutnya, unggah dokumen persyaratan. Formulir dokumen yang dibutuhkan bisa diunduh di halaman yang sama berupa surat pendaftaran, surat pernyataan dan daftar riwayat hidup. Pastikan dokumen dalam bentuk PDF sedangkan KTP dan passphoto dalam bentuk JPEG.

“ Ini langkah maju pendidikan literasi teknologi bagi masyarakat,” Jelasnya dalam sosialisasi tahapan pemilu, pembentukan badan adhoc dan penggunaan SIAKBA, Kamis (10/11/22) bertempat di Grand Samawa Hotel.

Dengan kemudahan yang dihadirkan, ia berharap partisipasi masyarakat untuk mendaftar sebagai badan adhoc akan lebih tinggi. Terlebih kali ada kenaikan honorer yang mencapai lebih dari dua kali lipat.

Seperti, honor Ketua PPK Rp 2,5 juta, anggota PPK sebesar Rp 2,2 juta. Kemudian Ketua PPS Rp 1,5 juta dari sebelumnya Rp 600 ribu dan Anggota sekitar Rp 1,3 juta. KPPS (Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara) dari Rp 550 ribu menjadi 1,2 juta

Adapun Syarat untuk menjadi anggota PPK, PPS, dan KPPS yang tertuang dalam PKPU meliputi:
a. warga negara Indonesia;
b. berusia paling rendah 17 (tujuh belas) tahun;
c. setia kepada Pancasila sebagai dasar Negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945;

d. mempunyai integritas, pribadi yang kuat, jujur dan adil;
e. tidak menjadi anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan yang sah atau sekurang- kurangnya dalam waktu 5 (lima) tahun tidak lagi menjadi anggota partai politik yang dibuktikan dengan surat keterangan dari pengurus partai politik yang bersangkutan;

f. berdomisili dalam wilayah kerja PPK, PPS, dan KPPS;

g. mampu secara jasmani, rohani dan bebas dari penyalahgunaan narkotika;

h. berpendidikan paling rendah sekolah menengah atas atau sederajat.

i. tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan pidana penjara 5 (lima) tahun atau lebih.

Persyaratan usia sebagaimana dimaksud pada ayat (1) huruf b untuk KPPS mempertimbangkan dalam rentang usia 17 (tujuh belas) sampai dengan 55 (lima puluh lima) tahun, terhitung pada hari pemungutan suara Pemilu atau Pemilihan. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: