HomeSumbawa

Bupati KSB Rombak Ulang Jabatan Eselon II, Ini Komposisinya

Bupati KSB Rombak Ulang Jabatan Eselon II, Ini Komposisinya

Peringati HUT ke-76, PGRI KSB Gelar PORSENI
Tolong Buka Pangkalan LPG Subsidi di Talonang Baru
Bomber FC KSB Kalahkan Persisum Dimenit Akhir

SUMBAWA BARAT, intanmedia. com – Komposisi Jabatan eselon II di KSB dikocok ulang.Pada mutasi yang digelar Selasa (6/9), asisten II Setda Sumbawa Barat, L Muhamad Azhar dikembalikan ke jabatan lamanya yakni Kepala Dinas Diskoperindag. Nurdin Rahman dilantik sebagai staf ahli Bupati bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan.

Selanjutnya, Tajuddin digeser ke Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD). Jabatan sebelumnya sebagai kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Terpadu (DPM PTSP), digantikan H. Mansyur Sofyan yang sebelumnya menjabat staf ahli bupati bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan.
IGB Sumbawanto sebelumnya Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) digeser ke Dinas Perikanan. Posisi yang ditinggal, diganti oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo). Kepala Diskominfo kini dijabat Hirawan Atta, sebelumnya Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Pemerintahan.
Sedangkan Asisten II Setda Sumbawa Barat, bupati menunjuk Kepala Dinas Pertanian.

Bupati juga melantik, H. Ibrahim sebelumnya Kepala DPMD dilantik sebagai staf ahli Bupati bidang hukum dan pemerintahan. Ferial sebelumnya kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan Anak dilantik sebagai staf ahli bupati bidang Aparatur dan Kemasyarakatan.
Pada mutasi tersebut Bupati kembali mempercaya H. Alimin staf ahli bidang Aparatur dan Kemasyarakatan, menjabat kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, mengantikan H. Tuwuh yang digeser sebagai Kadis Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Prempuan dan Perlindungan anak. Pun dengan Amin Sudiono digeser ke Dinas Ketahanan Pangan (DKP), sebelumnya menjabat kepala Dinas Perikanan, mengantikan M. Saleh yang digeser ke Dinas Pertanian mengantikan Suhadi yang dipercaya bupati menjabat asisten II Setda Sumbawa Barat bidang ekonomi pembangunan.
Sedangkan Inspektur Inspektorat kini dijabat H. Amir Sarifuddin, sebelum dipromosi ke eselon II. Amir Sarifuddin, menjabat Kepala Bagian (Kabag) administrasi pembangun Setda Sumbawa Barat.
Mutasi tersebut, juga menyasar eselon III dan IV d.
Di kesempatan itu bupati Sumbawa Barat H.W Musyafirin, cukup tegas mengingatkan pejabat yang baru dilantik. Terutama pejabat eselon II, setelah dilantik segera bekerja sesuai dengan Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) masing-masing OPD yang diberikan kewenangan oleh daerah. Meski demikian, kata bupati. Kerja jangan asal-asalan, terlebih dahulu baca dan pelajari uraian tugas masing-masing OPD. Sebab saat ini, kinerja pegawai dituntut meningkatkan kinerja. Karenanya, mulai saat ini, kerja aparatur, jangan hal yang biasa. Melainkan Dalam bekerja, harus ada hal yang luar biasa buat daerah dan negara ini.
Dan pejabat yang baru dilantik, agar tetap menjaga marwah ASN. artinya, tidak tergiur dengan hal-hal di luar ketentuan dan aturan yang ditetapkan pemerintah. Selain itu juga, ditahun politk seperti saat ini telah memasuki tahapan Pemilu serentak tahun 2024 mendatang, agar tetap menjaga netralitas ASN tidak terlibat politik dengan berapliasi dengan Parpol, Caleg tertentu. Karena justeru akan merugikan yang bersangkutan.
Yang terpenting saat ini, dalam melaksnakan tupoksi adalah kepekaan. Kalau tidak peka sebagai pejabat, percuma digaji mahal, ditambah Tunjangan Kinerja Daerah. Begitu juga, Pejabat jangan takut mengambil keputusan yang telah ditetapkan. Ini penting disampaikan. Sebab, ada sejumlah pejabat khawatir dan takut menggunakan anggaran yang telah ditetapkan. ”Jangan takut mengunakan anggaran yang sesuai peruntukkannya. Ada Kajari dan Kapolres yang selalu membuka diri untuk berdiskusi. APH pasti akan mengapresiasi dan membantu terhadap permasalahan yang kita hadapi selama yang kita lakukan benar. Yang tidak boleh itu, Jangan berpikir menilep uang negara,” tegas Bupati.
Dalam kesempatan itu Bupati, secara tegas memberikan peringatan dan tanggung jawab tugas pejabat eselon II sesuai Tupoksi masing-masing OPD, seperti halnya Asisten II L Muhamad Azhar dikembalikan ke habitatnya Diskoperindag dan UMKM, dengan menunjuk Suhadi mengantikannya, karena saat ini dibutuhkan membantu Sekda Sumbawa Barat, dengan beban tugas yang cukup banyak dikerjakan sendiri. ”Kalau sudah ada asisten yang bisa membantu, mungkin sebagian yang selama ini dikerjakannya, bisa dibantu asisten yang baru dilantik,”harap bupati.
Bupati juga mengingatkan, Kepala DPMD yang baru dilantik, melakukan pembinaan terhadapKepala Desa (Kades). Terutama dalam hal pengunaan APBDes. Agar ke depan, tidak ada lagi Kades di KSB tersangkut persoalan hukum, terkait kasus pengunaan APBDes.
Di akhir sambutannya Bupati mengingatkan,para pejabat yang dilantik dapat mengambil hikmah mutasi . Sebab para pejabat yang dilantik, telah berhasil melaksanakan tugas, perlu kita geser untuk dilakukan penyegaran.
Dengan penyegaran ini, beban berat yang hadapi dewasa ini. Yaitu membangun jalan pikiran masyarakat menguatkan masyarakat untuk bekerja. Bagaimana ke depan, tidak hanya berharap bekerja di perusahaan sebagai karyawan. Karena selama ini, banyak peluang kerja yang disediakan pemerintah setiap tahun anggaran. Namun yang bekerja, pekerja dari luar KSB.
”Jalan pikiran seperti ini yang harus kita rubah secara bersama-sama. Harapannya, pengangguran, kemiskinan tidak boleh meningkat,” tutup Bupati. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0