HomeKesehatan

Kabar Baik, RSUD Sumbawa Kini Miliki Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Kabar Baik, RSUD Sumbawa Kini Miliki  Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin

Setelah CT-Scan, RSUD Sumbawa Segera Punya Alat Cuci Darah dan Pabrik Oksigen
Pasien Covid Terus Bertambah , Bagaimana Kesiapan Oksigen di Sumbawa ?
BPKP Jadikan RSUD Sumbawa Contoh bagi RSUD se-Pulau Sumbawa

SUMBAWA- Kabar baik bagi masyarakat Sumbawa. Pasalanya, kini RSUD Sumbawa telah memiliki dokter Spesialis Kulit dan Kelamin, dengan mendatangkan dr. Yulita Herdiana Sp.DV.
Selama ini masyarakat yang mengalami kelainan kulit dan kelamin kerap dirujuk ke Mataram. Kini tidak lagi, karena bisa dilayani di RSUD Sumbawa. Dan hanya RSUD Sumbawa satu-satunya di Pulau Sumbawa yang memiliki dokter spesialis kulit dan kelamin.
Direktur RSUD Sumbawa, dr. Dede Hasan Basri didampingi Kasi Pelayanan, Hardiansyah AM.d, Kep, Rabu (7/7), mengatakan, keberadaan dokter spesialis kulit dan kelamin ini, semakin melengkapi dokter spesialis yang sudah ada.
RSUD Sumbawa saat ini telah memiliki dokter spesialis anak, penyakit dalam, kandungan, bedah, THT, mata, jantung, patologi klinis, saraf, radiorologi, anastesi, spesialis gigi, ortopedi, gizi dan lainnya. Yang sedang diupayakan, Dokter Spesialis Urologi.
Keberadaan dokter spesialis kulit dan kelamin ini ungkap dr. Dede, dinilai sangat penting, dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain itu mendukung pelayanan khusus CTKI (CPMI) untuk memastikan fit dan unfit menjelang keberangkatan ke luar negeri.
Dan spesialis kulit dan kelamin ini memiliki peranan penting. Sebab, sebagian besar CTKI asal Sumbawa dominan memilih Arab Saudi dan negara timur tengah lainnya sebagai negara tujuan untuk bekerja. Negara-negara ini lebih memperhatikan kesehatan kulit.
Sebelumnya untuk pasien umum yang mengalami kelainan kulit dan kelamin, tidak bisa ditangani di Sumbawa karena tidak adanya dokter spesialis kulit dan kelamin. Terpaksa pasien ini dirujuk ke luar daerah. “Alhamdulillah persoalan ini sudah bisa teratasi setelah kami mendatangkan dokter spesialis kulit dan kelamin,” kata dr. Dede.
Selain untuk menangani penyakit kulit dan kelamin, dokter tersebut bisa melayani kecantikan. Pihaknya akan mendukung keberadaan dokter tersebut dengan peralatan yang memadai. Karena ke depan, bisa saja RSUD Sumbawa memiliki selain poly kulit dan kelamin, juga memiliki poly kecantikan.
“Kami terus memenuhi apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, sebagai solusi dalam mengatasi pelayanan medis agar tidak ada lagi pasien yang dirujuk ke luar daerah,” tandasnya.
Ditemui terpisah, Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin RSUD Sumbawa, dr. Yulita Herdiana Sp.DV., mengatakan, spesialisasi yang dimilikinya ini mencakup banyak sekali kelainan pada kulit dan kelamin.
Selama ini diakui dr. Yulita, banyak masyarakat yang mendatangi puskesmas dengan keluhan kulit maupun kelamin, namun tertangani tidak tuntas. Karena pelayanan di puskesmas belum bisa optimal, terkadang pasien tersebut harus dirujuk ke Mataram.
“Memang penyakit kulit dan kelamin ini cukup beragam dan belum begitu banyak masyarakat yang mengetahuinya. Dibutuhkan penanganan khusus, pastinya harus ditangani oleh dokter yang memiliki spesialisasi kulit dan kelamin,” kata dr. Yulita yang sebelumnya pernah dua tahun menjadi dokter PTT di Puskesmas Lape ini.
Lebih jauh dikatakan jebolan PPDS Dermatovenereologi Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro 2021 ini, dengan adanya dokter spesialis kulit dan kelamin di RSUD Sumbawa, pasien bisa ditangani tanpa harus dirujuk. Sebab dengan dirujuk sudah pasti mengeluarkan biaya besar.
Harapannya juga ke depan, tidak hanya penyakit kulit dan kelamin, tapi juga estetika (kecantikan) bisa dilayani di RSUD Sumbawa.
“Semoga kami bisa memberikan pelayanan maksimal,” ujarnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0