HomeKesehatan

Vaksin Lansia, Ini Kendalnya

Vaksin Lansia, Ini Kendalnya

Polisi Masuk Pasar hingga Pertokoan
27 Pustu Dapat Fasilitas Internet Gratis
Dua Paket Puskesmas dalam Proses Tender

SUMBAWA- Setelah program vaksinasi untuk tenaga kesehatan dan petugas pelayanan publik lainnya sukses. Kini, Pemkab Sumbawa melanjutkan program vaksinasi dengan prioritas sasaran ke masyarakat lanjut usia (Lansia).
Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa yang melalui Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Agung Riyadi membenarkan hal tersebut.
Menurutnya, alasan pemerintah mempercepat dan memprioritaskan program vaksinasi untuk Lansia, karena mereka menjadi kelompok yang paling rentan terpapar Covid-19. Kekebalan tubuh seiring bertambahnya usia semakin menurun. Ketika terpapar Covid akan semakin parah ditambah penyakit penyerta. Bahkan, angka kasus kematian di NTB, sebagian adalah lansia. Karenanya, provinsi memprioritaskan vaksinasi kepada lansia.
“Kita baru kemarin rapat di Polres dipimpin oleh Bu wakil gubernur. Hadir juga Pak Kapolres dan Pak Danrem dan semua kepala dinas. Salah satu yang disampaikan, adalah bahwa kita harus mempercepat pelaksanaan vaksinasi untuk lansia,” jelasnya.
Menurutnya, vaksinasi terhadap lansia sudah dimulai di Kabupaten Sumbawa. Hanya saja, sasarannya masih kecil. Sebanyak 883 orang pada termin/dosis pertama dan 73 orang pada termin/dosis kedua. Atau 1,9 persen dari target.

Disampaikan Agung,yang menjadi kendala masih kecil cakupan itu, berkaitan dengan ketersediaan vaksin. Termasuk soal pendataan sasaran lansia.
“Hampir semua kabupaten kota kemarin melaporkan bahwa vaksin yang mereka terima itu jauh dari harapan mereka. itu menjadi salah satu sebab kenapa vaksinasi lansia itu sasarannya menjadi apa namanya kecil-kecil. Berikutnya lagi, data-data yang berkaitan dengan lansia. Kalau di Sumbawa itu, kita tahu jumlahnya, tetapi masih minim,”Ungkap Agung.
Terkait hal ini, Penjabat Bupati Sumbawa telah bersurat kepada seluruh camat dan kepala desa untuk berperan aktif melakukan pendataan sasaran.
“Sekarang, tadi pagi saya dapat informasi beberapa Camat sudah mengumpulkan para kepala desa Babinsa bhabinkamtibmas untuk melakukan pendataan segera mungkin sehingga bisa sebelum lebaran layanan vaksinasi bisa kita laksanakan sambil kita menunggu pendistribusian vaksin dari dari provinsi,” ujarnya.
Pendataan itu katanya akan menjadi dasar untuk meminta vaksin lebih banyak lagi.
“Kapan hari pak bupati sudah mengirim surat kepada gubernur agar apa namanya vaksin itu untuk di Kabupaten Sumbawa bisa dipercepat. Saat ini juga kami Dikes melakukan istilahnya menarik vaksin yang sudah keburu kita kirim ke Puskesmas. Jadi dari puskesmas yang belum siap melaksanakan vaksinasi, kita tarik untuk kita konsentrasikan ke daerah-daerah yang siap laksanakan vaksinasi lansia “ tambahnya.
Daerah konsentrasi dimaksud yakni tiga kecamatan di wilayah kota, yakni Kecamatan Sumbawa, Unter Iwes dan Labuhan Badas. Karena seperti diketahui, dalam satu bulan ini kasus-kasus terbanyak covid 19 berada di tiga kecamatan di wilayah kota.

“Strategi perang kita itu sekarang adalah kita ingin pengendalian kasus ini lebih banyak terkonsentrasi di tiga Kecamatan ini. bukan berarti kita abaikan yang lain,” pungkasnya. (IM)

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: