HomeKesehatan

Bupati Ingatkan Bahaya Omicron Jika Tidak Vaksin

Bupati Ingatkan Bahaya Omicron Jika Tidak Vaksin

Sumbawa Mulai Vaksinasi Dosis Ketiga
Capaian Booster Diperkirakan Meningkat
Kapolres Wajibkan Seluruh Anggotanya Begini….

SUMBAWA- Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengingatkan bahaya Virus Omicron, jika tidak vaksin.  Terutama bagi anak-anak.
 
Menurutnya, vaksinasi merupakan intervensi efektif untuk memutus mata rantai penularan covid-19. Terlebih kasus omicron di Indonesia saat ini mulai meningkat.
 
 “Meskipun gejalanya ringan, omicron tetap berbahaya, terutama bagi orang yang belum divaksinasi covid-19”, kata Bupati ketika melaunching vaksinasi Covid-19 untuk anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Sumbawa, Jumat (14/1) di SDN 6 Sumbawa Besar.
 
Belasan anak mengikuti vaksin perdana pada kegiatan yang turut dihadiri Ketua DPRD, Dandim, Kapolres, Kepala Perangkat Daerah, dan Toga Toma ini.
 
 
Karena itu Bupati berharap kesadaran para orang tua untuk mau bekerjasama, bahu-membahu dengan pemerintah daerah dan pihak sekolah dalam menanggulangi wabah Covid-19 ini.
 
“Dengan berperan aktif dalam kegiatan vaksinasi Covid-19, Insya Allah Covid-19 dapat kita tanggulangi bersama. ini saatnya kita membuktikan bahwa kita peduli pada bangsa dan negara ini, kita peduli dengan kehidupan global yang saat ini tengah diuji dengan bencana Covid-19”, ujar Bupati.
 
Selain menyaksikan vaksinasi perdana bagi anak usia 6 – 11 tahun, pada kesempatan itu Bupati Sumbawa didampingi Kadis Dukcapil Kabupaten Sumbawa juga menyerahkan secara simbolis Kartu Identitas Anak (KIA) kepada 10 orang anak siswa SDN 6 Sumbawa Besar.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa, Junaedi, S.Si., M.Si., Apt dalam laporannya menyebutkan dasar pelaksanaan vaksinasi bagi anak usia 6 – 11 tahun yaitu Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor 6688 Tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bagi Anak Usia 6 – 11 tahun; Surat Dirjen P2P Kemenkes No SR01.02/4/3309/2021 perihal vaksinasi anak usia 6-11 tahun; Kajian dan Rekomendasi Komite Penasehat Ahli Imunisasi Nasional; Persetujuan Kepala BPOM dengan menerbitkan Emergency Use Autoritation penggunaan vaksin sinovac untuk anak 6 – 11 tahun; Surat Dirjen P2P Kemenkes tentang Persetujuan Kabupaten Sumbawa dapat melaksanakan Vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun, karena berdasarkan data dasbord Komite Penanggulangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kabupaten Sumbawa telah memenuhi syarat cakupan Dosis 1 > 70% dan vaksinasi dosis 1 pada lansia > 60%.
 
Disampaikan beberapa manfaat vaksinasi bagi anak, antara lain mencegah sakit berat dan kematian anak yang terinfeksi Covid-19, mencegah penularan pada anggota keluarga, mendukung pelaksanaan pembelajaran tatap muka, dan mempercepat tercapainya herd immunity.
 
Menurut Kadis Dikes, jumlah sasaran vaksinasi anak usia 6 – 11 tahun di Kabupaten Sumbawa sebanyak 53.605 orang yang tersebar di 24 kecamatan, dan 26 wilayah kerja Puskesmas di seluruh SD/MI/TK dan PAUD atau satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Sumbawa.
 
 “Vaksinasi anak akan dilaksanakan di sekolah atau fasilitas pelayanan kesehatan, dan diharapkan orang tua/wali murid dan bapak/ibu guru agar dapat mendampingi anak-anaknya saat divaksin”, harapnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: