HomePendidikan

Sejumlah SD Dan SMP di KSB  Tak  Ikut Pekan Kebudayaan

Sejumlah SD Dan SMP di KSB  Tak  Ikut Pekan Kebudayaan

Program Studi Bisnis Digital FEB UTS Sandang Akreditasi Baik dari LAMEMBA
Ingatkan Sejarah Bangsa, SDN 1 Sekongkang Gelar Nobar Filim G30SPKI Gelar
Pelestarian dan Pengembangan Bahasa Daerah, Kantor Bahasa NTB Gelar Festival Tunas Bahasa Ibu

Sumbawa Barat (27 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat menggelar pekan Kebidayaan. Kegiatan yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) upaya mengenalkan, melestarikan  seni dan budaya lokal  dikalangan generasi penerus sejak usia sekolah satuan pendidikan dasar.
Kegiatan yang  dipusatkan halaman depan masjid Agung lingkungan KTC, komplek kantor Pemda Sumbawa Barat berlangsung 27 hingga 30 Juli mendatang tidak diikuti oleh  sejumlah sekolah, satuan pendidikan dasar yang ada di KSB.
Dalam sambutannya Kadis Dikbud Agus mengatakan,  kegiatan  tahunan  ini,  salah satu  upaya dan wadah Pemda Sumbawa Barat memperkenalkan dan mempertahankan  kebudayaan lokal  yang ada ditengah masyarakat ditengah  semakin majunya zaman yang semakin modern dewasa ini. Sebab katanya  budaya mengandung nilai-nilai  dan adab dalam kehidupan  sosial kemasyarakatan  yang harus dijaga dan dirawat oleh setiap individu  dalam kehidupan sehari-hari.
Karena itu dia menilai,  kebudayaan merupakan warisan yang menjadi identitas dan jati diri daerah. Karena itu, pelestarian budaya  dilakukan sejak usia sekolah.
Pengenalan kebudayaan diharapkan tidak hanya saat  pelaksanaan pekan budaya yang diselenggarakan dinas.  Namun sekolah sebagai lembaga penyelanggara pendidikan mencerdaskan generasi penerus, terus memperkenalkan budaya lokal dan  melakukan pembinaan agar budaya lokal tetap terus dijaga dan dipertahankan  oleh generasi penerus dimasa yang akan datang.
Kegiatan yang memperlombakan  permainan rakyat dan seni budaya ini, diikuti sebayak 93 Sekolah Dasar (SD) dari 116 SD yang di KSB. Dan diikuti sebayak 38 SMP dari 42 yang ada di KSB.
Di tempat yang sama Wakil Bupati Hj.Hanipah  mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Dikbud yang konsisten menjaga dan melestarikan  seni dan budaya lokal yang menjadi identitas daerah.
Dikesempatan tersebut Wabup berharap pengenalan  akan seni dan budaya yang mengandung nilai positif dalam kehidupan  sosial kemasyarakatan sehari-hari, tidak hanya melalui kegiatan ini. Namun digalakkan secara berkelanjutan melalui lingkungan keluarga dan sekolah. Sekolah memperkuat melalui pembelajaran  mata pelajaran muatan lokal.  
Sebaliknya    keluarga dan lingkungan memiliki peran strategis, secara bersama-sama  dengan pemerintah memperkenalkan seni dan budaya lokal  serta menjaga adab  dalam berinteraksi ditengah masyarakat  dalam  kehidupan sehari-hari. (IM)

.

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: