HomeKSB

Pemda KSB Dapat Dua Penghargaan dari Presiden

Pemda KSB Dapat Dua Penghargaan dari Presiden

Pastikan Pemanfaatan Ruang, DPUPR Susun dan Revisi RDTR
Pemda KSB Mulai Lakukan Mutasi
Pemda KSB Terima Penghargaan dari Pemprov NTB

SUMBAWA BARAT,intanmedia-Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mendapat penghargaan dari Presiden RI, Joko Widodo saat peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganya) ke-31 Tahun 2024, Sabtu (29/6) di Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah.

Pada momentum itu, KSB satu-satunya Kabupaten yang meraih dua penghargaan sekaligus Satyalencana Wira Bhakti Karya (SWK) dan iBangfa award yang diterima langsung oleh Bupati Sumbawa Barat H.W Musyafirin
Tanda kehormatan SWK, sendiri, penghargaan yang diberikan sekali dalam seumur hidup oleh Presiden RI dan merupakan penghargaan tertinggi yang diberikan negara terhadap seseorang atas dedikasinya untuk bangsa dan negara.
Selain SWK, Pemda Sumbawa Barat dibawah pemerintahan Bupati H. W Musyafirin dan wakil Bupati Fud Syaifuddin menerima penghargaan iBangga Award 2024.
H. Firin biasa Bupati dua periode ini disapa mengungkapkan, penghargaan tertinggi yang diberikan oleh negara, dipersembahkan bagi seluruh masyarakat KSB dan stakeholder lainnya selama pemerintahan, hingga memasuki berakhir masa pemerintahan saat ini mendukung dan mensukseskan program yang digulirkan setiap tahun anggaran selama pemerintahan ini.
Dan semoga ke depan prestasi yang telah ada diikuti peningkatan pembangunan dari segala aspek, guna mewujudkan kesejahteraan seperti yang diharapkan masyarakat yang terus diwujudkan oleh pemerintah selama ini. Sementara itu, Menko PMK, Muhadjir Efendi menegaskan, pemerintah saat ini terus berupaya membangun generasi emas. Dibutuhkan kerja keras dan dukungan semua pihak untuk mencapai target tersebut. Ia pun mengapresiasi sejumlah program inovasi yang dilaksanakan bupati Sumbawa Barat atas inovasinya upaya menurunkan angka stunting melalui Posyandu Gotong Royong.
‘’Memasuki era generasi emas, kita masih butuh kerja keras untuk membangun keluarga dan generasi yang berkualitas. Kata kuncinya kasih dan saing, kokoh dan Tangguh,’’ harapnya.
Lanjut dijelaskan, membangun manusia cerdas merupakan amanat yang tertuang dalam UUD pasal 31 ayat 3, bahwa prasyarat untuk membangun manusia cerdas Indonesia harus didahului dengan membangun keimanan dan ketakwaan. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS:
error: Content is protected !!