HomePolitik

Diisukan Tak Sejalan dengan Bupati, Wabup Beri Penjelasan

Diisukan Tak Sejalan dengan Bupati, Wabup Beri Penjelasan

Fraksi PDIP Sebut Capaian PAD Sangat Jauh dari Harapan
Nanang Siap Realisasikan Aspirasi Masyarakat Bina Karya  
Mo-BJS Janji Beri Subsidi Pupuk 100 Miliar Per Tahun

SUMBAWA- Isu tidak sejalannya bupati dan wakil bupati di sejumlah daerah kerap didengar. Salah satunya disebabkan karena keinginan untuk sama-sama mencalonkan diri namun memilih dengan pasangan yang berbeda.

Di Sumbawa isu tersebut kian menguat pasca pernyataan ketua DPC PDIP Sumbawa Abdul Rafiq yang digadang gadang akan menjadi Wakil Bakal Calon Bupati H. Mahmud Abdullah. Pernyataannya itu terkesan ditujukan kepada wakil bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviani.

“Ketika kelak terpilih saya akan menjadi wakil bupati yang menghargai Bupatinya dan paham posisinya dinilai sejumlah pihak untuk mengonfirmasi isu keretakan hubungan antara bupati dan wakil bupati Sumbawa,” kata Rafiq dalam acara silaturahmi dan buka bersama kader PDIP-Golkar pada Minggu (24/3/24) di Hotel Sernu Raya.

Namun isu ini ditepis Wakil Bupati Sumbawa Hj. Dewi Noviany,S.Pd. Kepada media ini, satu-satunya figur perempuan yang akan maju di Pilkada Sumbawa ini menegaskan hubungannya dengan Bupati Sumbawa sampai hari sangat harmonis dan akan terus harmonis. Tidak ada keretakan sebagaimana isu yang berkembang.
“Kami sangat harmonis dan kompak bangun Sumbawa sampai dengan masa bakti kami berakhir. Intinya tidak ada keretakan. Sampai hari ini kami terus bekerja untuk mengupayakan yang terbaik bagi masyarakat Sumbawa, kendati tidak bisa memuaskan semua pihak,” ujarnya melalui sambungan telepon.
Ia juga menepis isu soal ia melampaui kewenangan dan tidak paham posisi. Menurutnya sejauh pemerintahahan ini berjalan ia bekerja sesuai dengan apa yang diperintahkan bupati. Karena ia sangat memahami tidak ada kebijakan di tangannya sebagai wakil bupati.

“Selama ini saya bekerja berdasar disposisi pak bupati. Saya ke luar daerah menerima berbagai penghargaan itu murni atas perintah beliau. Untuk membantu beliau,” ungkapnya.

Kalaupun ia kerap terlibat dalam urusan-urusan seperti pendidikan, UMKM, stunting, itu murni karena ia adalah perempuan yang segaris dengan urusan itu.

“Jadi saya tidak pernah melampaui tupoksi saya. Saya sangat paham betul tugas saya. Tidak pernah saya mengurus hal-hal yang di luar tugas saya,” imbuhnya.

Saat ini katanya, bersama bupati ia fokus untuk terus bekerja melayani masyarakat.

“Sampai saat ini kami terus berjuang dan bekerja untuk menghadirkan pemerataan di sisa masa bakti kami yang masuk tahun ketiga ini,” pungkasnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: