HomePolitik

Ketua DPRD : Tana Samawa Milik Kita Bersama

Ketua DPRD : Tana Samawa Milik Kita Bersama

Pengembangan Kawasan Pesisir, Ketua DPRD Sumbawa Ajak Kades Konsultasi ke Ditjen PSKP KKP
Hidupkan UMKM, Ketua DPRD Apresiasi Event Balap Sampan Labuhan Ijuk
Berikan Manfaat Signifikan, Ketua DPRD Harap Program Upland Berlanjut dan Jangkauannya Diperluas

SUMBAWA- Ketua DPRD Sumbawa Abdul Rafiq menyampaikan, peringatan HUT Kabupaten Sumbawa ke-65 tahun 2024, selain menjadi momentum evaluasi bersama juga diharapkan menjadi penguat kolaborasi berbagai pihak.

Hal itu untuk meningkatkan peradaban tana Samawa yang memiliki sumbu filosofis sebagai warisan yang semakin memperkuat dan mempertegas kekuatan budaya tau dan tana samawa sebagai adiluhung dan warisan yang memiliki nilai kehidupan yang menjadi kiblat yang dapat dilaksanakan secara universal

Simbolisme filosofis tersebut perwujudan falsafah eksistensi manusia dan kemanusiaan meliputi daur hidup manusia, kehidupan harmonis antar manusia dan antara manusia dengan alam semesta hubungan antara manusia dengan Sang Pencipta serta antara pimpinan dan rakyatnya.

Nilai-nilai tersebut lanjutnya teraktualisasi dalam beragam tradisi dan praktek budaya pemerintahan, hukum, adat, seni, sastra festival dan ritual yang dimaknai sebagai bukti akan peradaban dan tradisi budaya yang masih terus dilestarikan sampai sekarang.

Meneguhkan kembali nilai adat dan budaya tau Samawa” ADAT BARENTI KO SYARA ;SYARA’ BARENTI KO KITABULLAH ” dalam pergaulan Global menuju masa depan dan bisa yang maju dan berkelanjutan.

Sebagai catatan akhir memasuki 65 tahun Kabupaten Sumbawa sebagai rasa total dan warisan adiluhung yang terjemalkan dalam lawas”MANA TAU BARANG KAYU, LAMEN TO SANYAMAN ATE, BA NANSI SANAK PARANA”( dari mana pun identitas maupun sukunya, kalau membawa kehidupan damai dan tentram sesungguhnya itulah saudara dan persaudaraan).
“Tana Samawa milik kita bersama dan semuanya berbuat dalam tradisi gotong royong,” ujarnya.

Lawas ini jelasnya mengilhami tau dan tana Samawa untuk memberikan penguatan persaudaraan dalam identitas kesamawaan melalui keteladanan dengan tradisi-tradisi contoh nyata sekaligus ikhtiar agar tenun kebangsaan semakin kuat dan tidak mudah koyak terus mengedepankan semangat saling menghormati dan merawat toleransi. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: