HomePolitik

Ketua DPRD Bantu Korban Kebakaran di Desa Kalimango

Ketua DPRD  Bantu  Korban Kebakaran  di Desa Kalimango

H. Ansori lanjutkan Silaturahmi dan Sosialisasi Politik ke Kecamatan Alas
Grebeg Tempat Pesta Shabu di Alas, Enam Orang Ini Diamankan Polisi
Sinergitas dengan TNI-Polri, Masyarakat di Alas Barat Gotong Royong Bersihkan Masjid

SUMBAWA– Peristiwa kebakaran di Desa Kalimango, Kecamatan Alas mengundang empati Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa Abdul Rafiq, S.H. Sehari setelah kejadian tersebut langsung mengunjungi korban sekaligus menyerahkan bantuan dan semangat untuk tabah menghadapi musibah yang terjadi.

Kehadiran Ketua DPRD bersama BPBD Kabupaten Sumbawa memberikan secercah semangat bagi keluarga korban. Dengan penuh rasa kekeluargaan Abdul Rafiq mendampingi mereka dan memberikan bantuan pakaian, sembako untuk keperluan darurat lainnya.

Diketahui bahwa telah terjadi kebakaran pada hari Sabtu, 8 Juni 2024 sekitar pukul 15.31 Wita. Tiga dari enam unit rumah kayu (panggung) yang berada di RT 03/ RW 06 di Desa Kalimango, Kecamatan Alas, ludes terbakar,

Berdasarkan laporan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Sumbawa H.Sahabuddin S.So.M.Si bahwa total ada 6 unit rumah yang terdampak, 3 rumah ludes dan tiga lainnya sengaja dirusak agar apinya tidak merembet

Dikatakannya, peristiwa kebakaran rumah milik, Sigit, Syamsuddin dan Fatmawati tersebut menghanguskan seluruh rumah termasuk isinya. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa, karena rata-rata rumah ditinggalkan dalam keadaan kosong.

Sementara untuk rumah yang terdampak tersebut milik H.A. Rahman abu, Jamila, dan Isnaini H. Aziz. Ketiga rumah tersebut persis berada di samping rumah korban, sehingga untuk menekan terjadinya hal tidak diinginkan rumah tersebut sengaja dirusak.

Ia menyebutkan, adapun material yg terbakar yakni dokumen dan surat penting pemilik rumah dengan kerusakan total. Pihaknya pun masih terus melakukan investigasi lebih lanjut atas peristiwa tersebut salah satunya faktor penyebab kebakaran.

Untuk kerugian materil ditaksir mencapai Rp.450 juta untuk tiga unit rumah yang terbakar, sementara tiga unit yang terdampak sekitar Rp 60 juta.

Ia mengimbau kepada masyarakat untuk waspada karena di semester pertama tahun 2024 sudah ada sekitar 41 rumah yang terbakar. Kondisi tersebut juga didukung oleh musim kemarau, sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0
error: Content is protected !!