HomePemerintahan

Sumbawa Sukses Gelar Pilkades

Sumbawa Sukses Gelar Pilkades

Rencana Shalat Ied Dibahas
Ini 20 Desa  yang Gelar Pilkades
Cegah PMK Masuk Sumbawa,  Pemda Perkuat Penanganan

SUMBAWA – Pelaksanaan Pilkades di 20 desa yang tersebar di 13 kecamatan di Kabupaten Sumbawa berlangsung sukses. Perhelatan demokrasi di desa ini dilaksanakan dengan prokes ketat dengan jumlah TPS sebanyak 100 tempat, jumlah DPT sebanyak 40.784 pemilih dan 73 calon kades yang mengikuti kontestasi pilkades.

Pengamanan pilkades serentak di Kabupaten Sumbawa dengan bekerjasama dengan pihak Kepolisian dan TNI dengan jumlah personel yang diturunkan sebanyak 555 personel dengan rincian 145 pasukan TNI, 60 brimob, dan 350 dari polres dan polsek.

Dalam rapat bersama dengan Dirjen Bina Pemerintahan Desa menggelar rapat virtual terkait pemantauan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022, pada Rabu (2/11), Sekda melaporkan kalau Pilkades serentak tahun 2022 di Kabupaten Sumbawa mengangkat tagline “Pilkades Jujur, Adil, Aman, Damai, Demokratis, dan Gera”. Sejauh ini telah dilakukan koordinasi terkait pelaksanaan dan pengamanan tahapan pilkades serentak dengan unsur forkopimda. Kemudian monitoring dan pemantauan tahapan pilkades secara bertahap di 13 kecamatan di 20 desa.

Lebih jauh dijelaskan, adapun tahapan pelaksanaan pilkades di Sumbawa yakni, tahapan persiapan dengan melakukan sosialisasi pilkades serentak, pendaftaran pemilih, verivali data pemilih dengan penerapan prokes. Kemudian tahapan pencalonan, dengan mencegah terjadinya pendaftaran calon kepala desa dengan tidak menghadirkan pendukung dari calon kades dan tetap menerapkan prokes. Pelaksanaan seleksi tambahan dilaksanakan dengan prokes yaitu memakai masker dan menjaga jarak. Mengoptimalkan pelaksanaan kampanye melalui media cetak dan elektronik. Menghindari pelaksanaan kampanye yang menimbulkan kerumunan masa seperti pawai dan arak-arakan. Semua kegiatan kampanye harus mengedepankan pelaksanaan prokes guna mencegah dari penyebaran covid-19.

Selanjutnya, tambah Sekda, tahapan pemungutan suara, dimana jumlah pemilih dalam setiap TPS sudah sesuai dengan batasan yakni dibawah 500 orang. Membuat bilik khusus yang melakukan pemeriksaan kesehatan lebih lanjut, bagi pemilih yang memiliki suhu tubuh saat pemeriksaan diatas 37,3 derajat celcius. Melaksanakan pengaturan jadwal kehadiran bagi pemilih untuk menghindari penumpukan massa. Menyiapkan skema alur pemilihan dengan membuat jalur masuk dan jalur keluar yang terpisah agar tidak terjadi kerumumnan dan interaksi berlebihan antar pemilih. Memberikan himbauan kepada pemilih agar menggunakan waktu secara bijak atau seperlunya selama berada di lokasi TPS. Melakukan pemantauan dan penghondisian keamanan, ketertiban dan penerapan prokes guna pencegahan dan penyebaran covid-19 di lokasi TPS dengna melibatkan jajaran Kepolisian, TNI, Satpol PP, satuan tugas penanganan covid-19 dan linmas desa

Tahapan penetapan, dimana melakukan rekapitulasi hasil penghitungan surat suara di desa dengan menggunakan prokes. Menghindari kerumunan pada saat penetapan kepala desa terpilh ditingakt desa. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: