HomeKSB

Dibantu Pemprov NTB, Karyawan PT AMNT dan Keluarganya Divaksin

Dibantu Pemprov NTB, Karyawan PT AMNT dan Keluarganya Divaksin

Jabatan Sekda KSB Dilelalng, Peminatnya Sepi
Segera Tutup Tambang di Jorok Liang, Warga Seloto Terancam

Sumbawa Barat – Upaya mendukung percepatan program vaksinasi nasional yang dicanangkan pemerintah, PT Amman Mineral Nusa Tenggara (AMMAN) melakukan vaksinasi. Sasarannya seluruh karyawan dan keluarga di site Batu Hijau dan wilayah lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Kegiatan ini dilakukan atas dukungan Pemprov NTB yang menyediakan ribuan dosis vaksin.

Head of Corporate Communications AMMAN, Kartika Octaviana, mengatakan keberhasilan pelaksanaan program vaksinasi ini tidak terlepas dari dukungan pemerintah dan kesadaran seluruh karyawan untuk melindungi diri sendiri, keluarga, rekan kerja, serta masyarakat sekitar.
“Kami sangat mengapresiasi bantuan vaksin dari Pemprov NTB melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) dan bantuan vaksinator dari Pemda Kabupaten Sumbawa Barat. Sehingga rekan-rekan karyawan yang sedang field break dan berada di luar pagar Batu Hijau juga bisa mendapatkan vaksinasi,” jelas Kartika.

Selain memberikan bantuan dosis vaksin, Dinas Kesehatan Provinsi NTB juga membantu menyediakan vaksinator yang merupakan tenaga medis dari Rumah Sakit Jiwa Mutiara Sukma.

“Kesehatan dan perlindungan bagi karyawan dan keluarga selalu menjadi prioritas kami. Terutama di tengah kondisi pandemi saat ini. Melalui berbagai upaya pencegahan dan protokol kesehatan yang telah dilakukan. Kami berusaha menciptakan lingkungan kerja yang aman. Sehingga dapat memotivasi karyawan untuk memberikan kontribusi terbaik bagi perusahaan, bangsa, dan negara,” tambah Kartika.

Sementara Kepala Dinas Kesehatan NTB, dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM,. MARS menyebutkan, vaksinasi massal ini dilakukan agar semakin banyak masyarakat yang dapat terlindungi dari Covid-19. Sehingga dapat mengurangi laju penyebaran virus tersebut.
“Kami mengingatkan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan 5M. Memakai masker, menjaga jarak, menghindari kerumunan, mengurangi bepergian, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer,” ujar dr Fikri.

Dalam pelaksanaan program vaksinasi COVID-19 ini, AMMAN mengambil langkah pencegahan ekstra sebelum pemberian vaksin. Dengan melakukan pemeriksaan trombosit, tekanan darah dan suhu badan, serta konsultasi dokter.
Selain itu, karyawan juga dibekali vitamin dan obat penurunan panas untuk mengantisipasi reaksi yang mungkin timbul pasca divaksinasi, sekitar satu hingga tiga hari.

Ditambahkan, pemerintah katanya, secara nasional telah menargetkan pemberian vaksin dapat mencapai satu juta dosis harian hingga bulan Juli, dan akan terus meningkat hingga mencapai dua juta dosis harian di bulan Agustus. Harapannya adalah agar tercapai kekebalan komunal atau herd immunity terhadap COVID-19, sehingga kelompok masyarakat rentan akan semakin terlindungi dan pemulihan ekonomi nasional bisa lebih cepat terwujud. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: