HomePemerintahan

Pemda KSB Studi Penanganan Sampah ke Pemkot Surabaya

Pemda KSB Studi Penanganan Sampah ke Pemkot Surabaya

Pertemuan Presiden Jokowi- Dubes PEA, Bahas Sejumlah Hal
Bupati KSB Luncurkan Koperasi Syariah TBA
Awali Safari Ramadhan di Orong Telu dan Lenangguar, Wabup Sumbawa Serahkan Bantuan Masjid dan Sembako

Sumbawa Barat (3 Februari 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah melaksanakan studi tiru ke Pemerintah Kota Surabaya, Provinsi Jawa Timur.
Rombongan, yang dipimpin oleh Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, bertujuan untuk mendalami strategi dan kiat pengelolaan sampah serta penataan Ruang Terbuka Hijau perkotaan di pusat pemerintahan. Pemilihan Kota Surabaya didasarkan pada keberhasilannya dalam menata dan menanggulangi masalah sampah, yang merupakan permasalahan krusial bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat seiring dengan peningkatan volume sampah setiap tahun.
Kedatangan rombongan diterima oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Syamsul Heriadi, didampingi oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, Maria Agustina, beserta jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota Surabaya. Dalam sambutan penerimaannya, Syamsul Heriadi menyampaikan ucapan selamat datang dan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat yang telah memilih Kota Surabaya sebagai lokasi studi tiru, menganggapnya sebagai suatu kehormatan. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kota Surabaya berkomitmen untuk berbagi tips dan kiat penanganan sampah yang telah mereka terapkan selama ini. Beliau mengakui bahwa masalah sampah merupakan isu yang tidak pernah usai seiring dengan pertumbuhan penduduk dan peningkatan aktivitas manusia setiap tahun. Namun demikian, pemerintah terus mencari formulasi untuk mengatasi masalah lingkungan ini. Upaya yang telah dilakukan berhasil menekan volume sampah yang masuk ke Tempat Pemerosesn Akhir (TPA) milik Pemerintah Kota Surabaya dari sekitar 1.800 ton menjadi 1.500 ton per hari. Keberhasilan ini didukung oleh keterlibatan aktif masyarakat melalui puluhan ribu kader lingkungan, optimalisasi ratusan bank sampah yang terintegrasi secara digital, serta pemanfaatan teknologi pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Dalam pertemuan tersebut, Wakil Bupati Sumbawa Barat, Hj. Hanipah, menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kesempatan yang diberikan kepada Pemerintah Daerah Sumbawa Barat untuk mempelajari penanganan sampah, yang hingga saat ini belum tertangani secara optimal karena terkendala sejumlah aspek pendukung. Pemanfaatan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) juga belum optimal; dari sembilan TPA yang ada, hingga saat ini hanya satu TPA yang mampu dioperasikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sumbawa Barat.
Melalui studi tiru ini, diharapkan dapat terjadi penguatan sistem pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir serta peningkatan kesadaran masyarakat. Termasuk pula pengembangan sumber daya pendukung dari segala aspek untuk mengubah sampah menjadi barang yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Selain mempelajari penanganan sampah, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat juga tertarik pada penataan 45 taman kota di Surabaya. Rencananya, konsep penataan ini akan diterapkan di lingkungan KTC Taliwang, kompleks kantor pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, yang memiliki luas lahan sekitar 40 Hektare.(Ha). (IM/*)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: