HomePemerintahan

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Kalangan Prempuan

Kesbangpol Gelar Sosialisasi Pendidikan Politik Kalangan Prempuan

Parpol di KSB Dapat Hibah Hampir Rp 400 Juta
Pemda KSB Kesulitan Awasi Tenaga Kerja Asing di PTAMNT
Bakesbangpoldagri Minta Parpol Tak Sembarang Pasang APK

Sumbawa Barat (15 Oktober 2026) – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumbawa Barat menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pendidikan politik di delapan kecamatan.
Kegiatan itu menghadirkan narasumber dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) tersebut ditujukan bagi segmen pemilih perempuan.
Kepala Bakesbangpol Saifullah, S.IP, saat diwawancarai oleh media, menyatakan bahwa sosialisasi dan pendidikan politik pada saat ini sangat penting dilaksanakan oleh pemerintah dengan menyasar seluruh kalangan masyarakat, terutama kaum perempuan. Menurutnya, masyarakat yang secara regulasi telah memenuhi syarat untuk memiliki hak suara, tidak hanya sekadar memahami cara menyalurkan hak pilih pada pemilihan umum—baik pemilihan legislatif, eksekutif, presiden, maupun kepala daerah—tetapi juga diharapkan mampu memahami esensi demokrasi secara lebih mendalam.
Melalui pendidikan dan sosialisasi politik ini, lanjut pejabat yang dikenal ramah tersebut, pemerintah berupaya memperkuat hak serta wawasan politik bagi kaum perempuan. Dengan demikian, ke depan kaum perempuan diharapkan memiliki kontribusi nyata dalam membangun iklim demokrasi yang cerdas serta mampu menentukan sikap politiknya secara bijak.
“Melalui sosialisasi dan pendidikan politik yang kami laksanakan dan telah menjangkau sebanyak 50 orang peserta di masing-masing kecamatan, diharapkan dapat menjadi wahana untuk melahirkan perempuan yang berpengetahuan luas mengenai dinamika politik, sekaligus memahami secara komprehensif hak serta kewajibannya sebagai warga negara,” tuturnya.
Selain itu, pendidikan politik ini berfungsi sebagai media bagi pemerintah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi aktif kaum perempuan dalam ranah perpolitikan serta tahapan Pemilu. Langkah ini juga ditujukan untuk mendorong perempuan agar bertindak sebagai agen pengawasan dan pencegahan terhadap potensi pelanggaran Pemilu di lingkungannya masing-masing. Dengan demikian, harapan pemerintah untuk mewujudkan iklim demokrasi yang berkualitas, bersih, dan bermartabat di wilayah Kabupaten Sumbawa Barat dapat tercapai.
Pada hakikatnya, perempuan sebagai pendidik pertama dalam lingkup keluarga memegang peran strategis dalam menentukan arah masa depan daerah. Oleh karena itu, aspirasi dan kesadaran kaum perempuan menjadi fondasi utama bagi terwujudnya Pemilu yang bersih serta tatanan demokrasi yang bermutu dan semakin matang di Kabupaten Sumbawa Barat.
“Melalui pembinaan dan pendidikan politik yang berkesinambungan ini, kami berharap partisipasi pemilih perempuan pada perhelatan Pemilu mendatang dapat meningkat, serta mereka mampu menjadi pelopor dalam menolak praktik politik uang,” pungkasnya.
Harapan pemerintah, khususnya bagi pemilih perempuan yang telah memperoleh pendidikan politik ini, sangat selaras dengan tema kegiatan, yakni “Perempuan Cerdas Berpolitik Dalam Meningkatkan Partisipasi dan Kesadaran Untuk Mewujudkan Demokrasi yang Berkualitas”. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: