MATARAM–Ketua Persisum Sumbawa, Nanang Nasiruddin memperkuat barisan H Baihaqi. Kepastian itu didapat saat pertemuan di Mataram, Selasa, 9 Desember 2025.
Nanang memastikan satu suara akan dipersembahkan di bilik suara 21 Desember mendatang. Sedianya, dia akan hadir sendiri. Tapi karena pada waktu yang bersamaan ada musyawarah partai di Sumbawa.
“Tapi saya pastikan suara Persisum untuk H Baihaqi,” tegas Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa ini.
Sebelumnya, Cordova University FC melalui ketuanya Buya KH Zulkifli Muhadli juga memberikan dukungan yang sama.
Selain itu, dukungan kepada H Baihaqi juga datang dari Persebi Bima. Dibuktikan dengan surat dukungan yang diteken Ketua Muhammad Feriyandi Putra dan sekretarisnya Irfan Wahyudin.
Bagi H Baihaqi dukungan yang bergelombang itu membuatnya semakin optimis. “Saya sampaikan terimakasih atas dukungan Persisum. Kedepan kita akan sama-sama membangun sepakbola NTB agar lebih maju lagi,” ujarnya.
Tidak beda dengan pertemuan-pertemuan sebelumnya, H Baihaqi memaparkan berbagai keinginan dan harapannya tentang sepakbola NTB kedepan. “Seperti yang sering saya katakan, sepakbola bukan hanya urusan di atas lapangan. Banyak hal lain yang ikut menentukan suksesnya sepakbola di satu daerah,” tegasnya.
Menurut Baihaqi, Asprov PSSI NTB harus dikelola secara profesional. Fokus dan konsisten. “Ini pekerjaan yang tidak mudah. Butuh kebersamaan. Baik itu dilingkup Asprov, Askab, Askot dan juga klub,” urainya.
Sepakbola adalah dunia sportifitas dan fair. Karena itu dia mengaku, sejak awal memutuskan berkompetisi di Asprov dengan semangat sportifitas dan fair. Semata-mata melakukan pendekatan pertemanan. Berdiskusi untuk membangun kesamaan visi.
“Sekalipun saya orang partai, tapi tidak pernah membawa-bawa partai dalam masalah ini,” tegasnya.
Baihaqi mengaku sejak awal melepaskan diri untuk mempolitisasi urusan Asprov ini. Dia cenderung membiarkannya mengalir sesuai keinginan votter. Bagi yang se-visi tentu akan merapat dalam barisan.
“Alhamdulillah sampai hari ini sudah 26 anggota yang memberikan dukungan. Awalnya 30, tapi kemudian ada yang menarik diri itu wajar,” tegasnya.
Tapi Baihaqi memastikan suara dukungan yang 26 ini tidak akan tergerus lagi. Malah kemungkinan akan kembali ke angka 30, sangat memungkinkan.
Menurut dia, jika kelak dia dipercaya dan mampu membangun ekosistem sepakbola yang baik, maka klub-klub akan tumbuh dengan baik juga. Disitulah ukuran kesuksesan kepengurusan Asprov PSSI. Baihaqi sadar, banyak hal yang harus dibenahi. Tapi itu tidak membuatnya berkecil hati.
Yang pertama akan dilakukan adalah membangun struktur kepengurusan yang efisien, efektif dan dinamis.(IM)


COMMENTS