HomeKSB

Program KSB Maju Pacu OPD Berinovasi

Program KSB Maju Pacu  OPD Berinovasi

Capaian Pembangunan KSB Diapresiasi Sejumlah Kalangan
Selamat & Sukses atas Pelantikan Sekda KSB
Selamat Hari Kartini

Sumbawa Barat (16 November 2025) – Pelaksanaan pogram KSB Maju pacu Satuan Kerja Perangkat Daera (SKPD) meningkatkan kinerja dan berkreatifitas mempercepat mennsukseskan program unggulan daerah. Terutama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengampuh yang diberikan tanggung jawab mensukseskan program unggulan daerah yang diluncurkan 100 hari pertama kerja Bupati H,Amar Nurmansyah dan Wakil Bupati H.Hanipah.
Salah satu OPD pengampuh yang teruss menyederhanakan dan memudahkan masyarakat mendapat akses layanan di Fasilitas Kesehatan (Faskes) Adalah, Dinas Kesehatan (Dikes) meluncurkan Innovasi SIGAP Ibu diluncurkan Bupati H.Amar Nurmansyah di Taliwang belum lama ini.
Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) dr,Carlof Sitompul menjelaskan, inovasi ini lahiir dari pengalaman kendala petugas kesehatan di Puskesmas penanganan ibu hamil, melahirkan serta menjaga bayi tetap sehat. Dengan diterapkan inovasi ini, Upaya menjaga Ibu Hamil di Kabupaten Sumbawa Barat tetap sehat. Sehingga terhindari dari kematian ibu dan kematian bayi.
Sebab kaataanya, diaplikasinya ini data ibu hamil dengan resiko tinggi dari seluruh wilayah KSB, hasil pendataan petugas kesehatan di lapangan secara dinamis masuk ke sistim yang dilink ke TRC ambulance yang disediakan Pemda Sumbawa Barat melayani pasien hingga ke rumah.
‘’Kalau ibu hamil dengan resiko tinggi membutuhkan layanan TRC Ambulance. Kita siap melayaani pasien ke rumah maupun ke alamat tempat pasien berada saat menelpon. Kalua ada kejadian membutuhkan TRC ambulance segera menelpon. Pelayanan kita buka 24 Jam setiap hari,’’ katanya.
Sebaliknya kata mantan direktur RSUD Asy Syifa ini , jika ibu hamil dengan resiko tinggi tidak menghubungi TRC ambulance untuk dilakukan pemeriksaan secara rutin sesuai jadwal. Maka petugas yang turun atau mendatangi ibu hamil dengan resiko tinggi untuk dilakukan pemeriksaan.
‘’ kalua ibu hamil dengan resiko tinggi tidak menghubugi TRC ambulance untuk dilakukan pemeriksaan. Kita sudah siapkan pola sistim terjadwal mendatangi ibu hamil,’’ jelasnya.
Sehingga dengan pola yang terbangun dengan sistim aplikasi ini, ibu hamil, utamanya ibu hamil dengan resiko tinggi tetap dijaga sesehat mungkin, sehingga melahirkan dengan sehat. Pun bayinya lahir dengan sehat.
Aplikasi ini kata Carlof, sanagt membantu. Utamanya penanganan ibu hamil dengan resiko tingg,Sebab kata dia data ibu hamil dengan resiko tinggi sulit diakses oleh petugas lain. Hanya diketahui oleh petugas Kesehatan diwilayah kerja masing-masing. Sehingga yang bersangkutan pindah alamat tempat tinggal, kesulitan di data oleh petugas lain. Karena tidak terintegrasi dalam satu data. Dengan apilikasi ini keberadaan ibu hamil dengan resiko tinggi cepat terdeteksi, karena terintegrasi dengan ke semua petugas dan di link-kan ke TRC Ambulance.
‘’dengan pola penanganan terhadap hamil yang diterapkan melalui aplikasi ini. Kita berharap secara medis tidak ada lagi kematian ibu saat melahirkan yang walaupun capain penurunana kematian ibu dan bayi, berada di posisi teratas di Provinsi NTB. Tapi kami berkomitmen menekan kasus tersebut hingga nol persen,’’ pungkasnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: