SUMBAWA – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Sumbawa yang dipimpin langsung Andi Rusni melakukan peninjauan lapangan ke sejumlah titik yang dianggap rawan banjir dan mengalami kerusakan infrastruktur. Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah daerah Jalan Negara di Desa Labuan Badas, yang kerap dilanda genangan air saat hujan deras.
Dalam kunjungan tersebut, Pansus menemukan adanya sedimentasi berat serta penumpukan sampah pada jembatan kecil yang menjadi penghubung jalan negara. Melihat kondisi ini, Pansus meminta kepada Dinas PUPR dan BPBD agar segera melakukan pengerukan dan pembenahan untuk mencegah banjir yang lebih parah.
Selanjutnya, Pansus juga meninjau jembatan di Dusun Kayu Madu yang mengalami kerusakan parah, khususnya pada bagian barat jembatan yang ambruk. Mengingat jembatan ini merupakan akses utama penghubung antara Dusun Kayu Madu dan Desa Labuan Badas, Pansus mendesak OPD terkait untuk segera merencanakan pembangunan kembali jembatan tersebut.
Selain fokus pada infrastruktur jalan, Pansus juga mengunjungi lokasi budidaya benur udang (hatchery). Asosiasi pengusaha tambak udang di wilayah tersebut berharap agar pemerintah daerah dapat memfasilitasi pembangunan cold storage untuk menyimpan hasil panen. Hal ini dinilai bisa meningkatkan pendapatan daerah melalui pengelolaan jasa penyimpanan dingin tersebut.
Peninjauan dilanjutkan ke Bendung Ai Putik di Desa Ree Loka. Di lokasi ini, Pansus menemukan bahwa dinding pengaman sayap timur mengalami kerusakan sepanjang 50 meter. Masyarakat berharap agar pemerintah membangun saluran pelimpahan air untuk mengantisipasi banjir dan mencegah air kembali menggenangi wilayah Dusun Sampa Baru.
Terakhir, Pansus juga menyambangi keramba budidaya lobster dan ikan kerapu di Desa Pulau Bungin, sebagai bentuk perhatian terhadap sektor kelautan dan perikanan yang potensial dikembangkan di Kabupaten Sumbawa. (IM)


COMMENTS