SUMBAWA BARAT,intanmedia.com- Pemerintah Daerah (Pemda) Sumbawa Barat terus berupaya memerangi pengunaan dan peredaran Narkoba yang sudah masuk hingga ke pelosok.
Upaya yang dilakukan membentuk Desa dan Kelurahan Bebas Narkoba (Bersinar).
Tahun 2024 ini melaunching dua Kelurahan Bersinar, Kelurahan Arab Kenangan dan Kelurahan Sampir Kecamatan Taliwang oleh Pjs Bupati Sumbawa Barat Julmansyah akhir pekan lalu.
Dalam kesempatan tersebut Jul sapaan akrab penjabat berkacamata ini, kegiatan ini merupakan langkah maju yang dilakukan Pemda Sumbawa Barat menangani dan mencegah peredaran dan penggunaan Narkoba di seluruh wilayah Kabupaten Sumbawa Barat. Karena itu ini, penangan masalah Narkoba, bukan hanya tugas pemerintah. Melainkan keterlibatan semua pihak secara bersama-sama dengan masyarakat. Utamanya peran orang tua dan keluarga. Pun keterlibatan sekolah dan guru, mensosialisasikan akan dampak bahaya Narkoba dikalangan pelajar.
Karena sejauh ini, kuat diduga Narkoba masuk dikalangan pelajar. Itu dilihat dari beberapa kasus pelajar terlibat kasus Narkoba di sejumlah daerah.
Secara nasional kasus Narkoba setiap tahun bertambah. Berdasarkan data secara nasional kasus penyalahgunaan Narkoba mencapai sekitar 4.800.000. Dari jumlah itu tidak sedikit generasi muda yang telah terpapar zat adiktif yang terkandung didalamnya telah merusak saraf generasi dan semua pengunanya.
Oleh karena itu, dengan komitmen ini, membentuk Desa dan kelurahan bersinar, peredaran dan pengunaan Narkoba ditengah masyarakat dapat diminimalisir guna menjaga generasi muda yang akan meneruskan estapet pembangunan tidak terlibat dan terjerat kasus Narkoba yang merusak semua aspek kehidupan ditengah masyarakat.
‘’Saya berharap dengan peran semua pihak, kasus penyalahgunaan Narkoba. Khususnya di KSB dapat dicegah dan bebas dari Narkoba,’’harapnya.
Sebab dia yakin apa yang menjadi tujuan pembentukan desa dan kekuruhan Bersinar oleh pemerintah, jika dilaksanakan dengan baik oleh para pihak yang terlibat membuahkan hasil yang positif.
Sementara Kepala Bakesbangpoldagri melalui Sekretaris Badan Amiruddin DH mengungkapkan, Bakesbangpoldagri bersama pihak terlibat lainnya, terus berupaya melakukan pencegahan dan memberikan eduksi dampak negatif Narkoba kepada masyarakat. Dan hingga saat ini terus melakukan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
Selain itu juga pelibatan masyarakat sangat penting. Salah satunya dengan membentuk Desa dan kelurahan Bersinar. Hingga saat ini telah terbentuk sebagian besar desa di semua kecamatan yang ada di KSB.
‘’Desa yang belum terbentuk Desa Bersinar kita upaya terbentuk tahun depan,’’ katanya.
Tentu katanya, dukungan pemerintah desa sangat diharapkan, mendukung pembentukkan Desa Bersinar, upaya menyelamatkan warga masyarakat tidak terlibat pengunan dan peredaran kasus Narkoba.
Sebab katanya, pencegahan dan pemberantasan Narkoba, membutuhkan kerjasama yang baik antar masyarakat. Dalam penangannya, bukan saja tugas BNN, Kesbangpoldagri, tetapi masyarakat juga dibutuhkan untuk melakukan pencegahan. Karena itu, Jika masyarakat mengetahui terkait dengan keberadaan transaksi Narkoba di tengah masyarakat, agar dilaporkan. Ini penting, karena jika kita lalai maka akan berdampak terhadap rusaknya generasi Sumbawa Barat.(IM)
Newer Post
KSB Juara I Anugrah KIP NTB 2024 Older Post
Zul-Uhel Gagas “Ruang Publik Kreatif” 

COMMENTS