SUMBAWA – Dalam upaya meningkatkan pendapatan daerah secara signifikan, Badan Anggaran DPRD Sumbawa menyampaikan beberapa point rekomendasi strategis kepada Pemerintah Daerah.
Antara lain mendorong pemutakhiran data berbasis potensi dan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dengan data yang lebih akurat dan terkini, Banggar berharap Pemerintah Daerah dapat mengidentifikasi dan memanfaatkan potensi pendapatan secara lebih efektif.
Rekomendasi berikutnya menekankan pentingnya percepatan realisasi belanja daerah. Hal ini bertujuan untuk mempercepat perputaran ekonomi di masyarakat, yang pada gilirannya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Dengan belanja daerah yang lebih cepat dan efisien, peluang bagi pelaku usaha dan masyarakat untuk mendapatkan manfaat ekonomi yang lebih luas akan meningkat,” demikian disampaikan Juru Bicara Banggar DPRD Sumbawa Adizul Syahabuddin dalam paripurna, Kamis (15/8/24).
Selain itu, Badan Anggaran menyoroti perlunya penguatan pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan dan transparansi anggaran. Teknologi informasi dapat membantu meningkatkan efisiensi administrasi, memperbaiki pelaporan, dan mempermudah akses informasi bagi masyarakat, yang pada akhirnya mendukung pengelolaan anggaran yang lebih baik.
Penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) juga menjadi fokus penting. BUMD diharapkan dapat meningkatkan keuntungan dan berkontribusi lebih besar terhadap PAD. Dengan memperkuat BUMD, Pemerintah Daerah dapat memperluas peluang usaha dan meningkatkan kapasitas bisnis lokal yang potensial dan layak.
Secara keseluruhan, langkah-langkah ini bertujuan untuk memaksimalkan kontribusi daerah terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. Dengan kombinasi data yang akurat, belanja daerah yang efisien, teknologi informasi yang optimal, dan BUMD yang kuat, diharapkan pendapatan daerah akan meningkat, dan kesejahteraan masyarakat dapat lebih terjamin. (IM)


COMMENTS