SUMBAWA- Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, mengungkapkan kabar baik terkait penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa.
Dalam laporan yang disampaikan pada momentum HUT kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (17/8/24), Bupati Mahmud menyebutkan bahwa pada bulan Maret 2024, tingkat kemiskinan di wilayahnya turun signifikan menjadi 12,87%. Angka ini menunjukkan penurunan dari 13,91% yang tercatat pada bulan Maret tahun sebelumnya. Ini menandai penurunan kemiskinan yang paling signifikan dalam sepuluh tahun terakhir dan merupakan pencapaian penting bagi pemerintahan daerah.
Penurunan tingkat kemiskinan ini menurutnya tidak hanya sekadar angka, tetapi juga mencerminkan dampak positif dari berbagai kebijakan dan program yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam upaya mengurangi angka kemiskinan.
Menurut Bupati, penurunan ini didorong oleh berbagai inisiatif yang fokus pada pemberdayaan ekonomi masyarakat, peningkatan akses pendidikan, serta program-program sosial yang dirancang untuk membantu kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.
Dalam sambutan tertulisnya Bupati menyebut bahwa jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumbawa berkurang sebanyak 4.400 orang dari Maret 2023.
“Hal ini menunjukkan bahwa banyak keluarga di daerah tersebut yang kini dapat menikmati kehidupan yang lebih baik dan lebih stabil secara ekonomi. Pengurangan jumlah penduduk miskin ini menjadi indikator penting dari kemajuan yang telah dicapai dalam upaya mengentaskan kemiskinan,” katanya.
Persentase kemiskinan yang menurun sebesar 1,04% dari tahun sebelumnya menempatkan Kabupaten Sumbawa dalam posisi yang sangat baik di tingkat provinsi. Kabupaten ini kini termasuk dalam tiga besar daerah dengan penurunan angka kemiskinan tertinggi di antara kabupaten lain di Provinsi NTB. Prestasi ini memberikan dorongan moral dan kepercayaan diri bagi pemerintah daerah untuk terus berkomitmen dalam upaya pengentasan kemiskinan.
Upaya pengurangan kemiskinan di Kabupaten Sumbawa melibatkan berbagai aspek, termasuk peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat. Program-program pelatihan yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah diharapkan dapat meningkatkan keterampilan kerja masyarakat, yang pada gilirannya dapat meningkatkan peluang mereka untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih baik dan berpenghasilan lebih tinggi.
Selain itu, pemerintah daerah juga berfokus pada pengembangan sektor ekonomi lokal, dengan mendorong pertumbuhan usaha kecil dan menengah serta memberikan dukungan bagi petani dan pelaku usaha lokal. Program-program ini bertujuan untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.
Pemerintah juga telah meluncurkan berbagai program bantuan sosial yang ditargetkan kepada keluarga-keluarga yang berada di bawah garis kemiskinan. Bantuan ini mencakup berbagai bentuk dukungan, mulai dari bantuan tunai hingga program bantuan pangan dan kesehatan. Melalui program-program ini, diharapkan bahwa kebutuhan dasar masyarakat miskin dapat terpenuhi dengan lebih baik, sehingga mereka dapat memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka.
Bupati mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam pencapaian ini, termasuk tim pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan masyarakat Sumbawa sendiri. Ia juga menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus bekerja keras dalam mengatasi masalah kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masa depan.
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Sumbawa menunjukkan bahwa kemajuan dalam pengurangan kemiskinan adalah mungkin melalui kerja keras, perencanaan yang matang, dan kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat.
” Pemerintah daerah bertekad untuk melanjutkan upaya ini dan mencapai lebih banyak kemajuan di masa mendatang, dengan harapan dapat memberikan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh warga Kabupaten Sumbawa,” komitmennya. (IM)


COMMENTS