SUMBAWA- Kabupaten Sumbawa meraih prestasi luar biasa dengan menerima UHC Award (Universal Health Coverage). Penghargaan bergengsi ini diserahkan oleh Wakil Presiden RI pada acara di Krakatau Grand Ballroom TMII Jakarta, dengan tema “Satu Dekade Program JKN-KIS untuk Negeri,” yang menyoroti pencapaian signifikan dalam program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama sepuluh tahun terakhir.
Kabupaten Sumbawa memperoleh penghargaan ini berkat cakupan kepesertaan JKN-KIS yang mencapai 98%, melebihi target minimal 95% yang ditetapkan untuk penerima penghargaan. Keberhasilan ini merupakan hasil sinergi antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Sumbawa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Dr. Budi Prasetiyo, mengungkapkan kebanggaan dan rasa syukur atas penghargaan tersebut. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan komitmen bersama untuk menyediakan perlindungan kesehatan bagi seluruh masyarakat Sumbawa.
“Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas kerjasama yang solid antara BPJS Kesehatan dan Pemerintah Daerah Sumbawa dalam mewujudkan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang komprehensif,” kata Dr. Budi Prasetiyo.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan Kabupaten Sumbawa, tetapi juga memotivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan. Pemerintah Daerah Sumbawa berkomitmen untuk terus memperbaiki dan memperkuat sistem kesehatan di wilayahnya, menjadikannya sebagai prioritas utama.
Penghargaan UHC Award diharapkan menjadi pemacu semangat bagi seluruh jajaran pemerintah daerah dan tenaga kesehatan di Sumbawa untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ini sejalan dengan visi Kabupaten Sumbawa untuk memastikan seluruh warganya mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas dan merata.
Dengan pencapaian ini, Kabupaten Sumbawa semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang berhasil mewujudkan Universal Health Coverage di Indonesia.
“Ini membawa harapan baru untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang optimal,” tutup Sekda. (IM)


COMMENTS