HomeKSB

Peluncuran Pilkada Serentak, KPU KSB Angkat Tema Pilkada DITA

Peluncuran Pilkada Serentak, KPU KSB Angkat Tema Pilkada DITA

Kapal Pemasangan Pipa Tailing AMNT Terdampar di Pantai Swiss
Pemda KSB Terima Penghargaan dari Pemprov NTB
Bupati Sampaikan LKPJ Tahun 2024 Terakhir ke Dewan

SUMBAWA BARAT,intanmedia.com-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat menggelar peluncuran tahapan pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024.

Acara digelar secara terbuka di lapangan lingkungan KTC komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat, berlangsung cukup meriah turut melibatkan musisi lokal dan penampilan atraksi seni daerah, tarian dan sakeco yang menandakan pesta rakyat lima tahun ini penuh dengan kegembiraan dalam kebersamaan.

Peluncuran tahapan pelaksanaan Pilkada serentak, sekaligus meluncurkan tema Pilkada, yaitu Pilkada DITA dan memperkenalkan maskot Pilkada pemilihan Bupati dan wakil Bupati Sumbawa Barat Lebah.

Ketua KPU Sumbawa Barat Herman Jayadi menjelaskan, Pilkada DITA mengandung makna yang sangat luas. Dita diartikan dalam bahasa Indonesia KITA. Artinya Pilkada serentak yang digelar tanggal 27 November 2024 mendatang, bukan milik penyelenggara Pemilu,kelompok atau golongan tertentu. Melainkan milik semua masyarakat KSB untuk mensukseskan secara bersama-sama oleh semua elemen dan stakeholder lainnya.

Kata DITA katanya sesuai dengan semangat yang ditanamkan oleh penyelenggara yang artinya, Demokrasi, Integritas, Transparan dan Integritas (DITA).
Dengan harapan semua tahapan pelaksanaan hingga penetapan calon terpilih nantinya berjalan lancar sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Dan yang paling utama dipertangungjawabkan para pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan Pilkada.

Dengan kesunguhan semua pihak mensukseskan semua tahapan Pilkada kata Komisioner dia periode ini, akan melahirkan pemimpin yang amanah. Sehingga melalui pemimpin pilihan rakyat yang amanah akan menjadi kabupaten yang Baldatun Toyyibatun Warrabbun Ghofur.
Di tempat yang mewakili bupati Sumbawa Barat kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri (Bakesbangpoldagri) Muhamad Suharno mengatakan, pesta demokrasi Pilkada yang tahapannya sudah dimulai, merupakan sarana demokrasi untuk mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan negara melalui kedaulatan rakyat. Karena ini merupakan pesta rakyat, pemerintah berharap pelaksanaan Pilkada. Utamanya tahapan pemungutan suara dilaksanakan secara gembira. Hindari gesekan antar pendukung pasangan calon yang dapat memecah belahkan persatuan dan kebersamaan yang telah terbangun dengan baik rukun dan damai selama ini.

Pun bagi masyarakat diharapkan tidak mudah terpancing dengan informasi yang belum pasti kebenarannya. Ini sangat penting untuk menjadi perhatian semua pihak. Karena secara geografis wilayah administratif KSB terbilang kecil. Sehingga informasi sangat cepat tersampaikan hingga ke pelosok yang paling bawah.

Karena itu, setiap hal-hal yang dapat menganggu ancaman keamanan dan ketertiban masyarakat, dapat diantisipasi sedini mungkin untuk mencegah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Karena itu pemerintah berharap, peran masyarakat bersama aparat keamanan secara bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapanpelaksanaan Pilkada.

Mengapa pemerintah menekankan aspek keamanan? Karena Pilkada tidak seperti Pemilu Presiden, DPR dan DPD yang telah suksesk dilaksanakan. Pilkada berhubungan langsung dengan masyarakat. Dikhawatirkan dinamika politik Pilkada cukup tinggi.

Meski demikian pemerintah meyakini, dengan keterlibatan semua pihak yang selalu menjaga rasa kekeluargaan dan persaudaraan yang telah terbangun selama ini, Pilkada pemilihan bupati dan wakil bupati Sumbawa Barat akan berjalan dengan aman dan tertib seperti yang diharapkan semua pihak.

Terhadap pelaksanaan Pilkada, Pemerintah menyakini penyelenggara yaitu, KPU dan Bawaslu mensukseskan Pilkada Sumbawa Barat. Karena sukses melaksanakan Pemilu bulan April lalu dan yang terbaik di Provinsi NTB. Karena di KSB tidak ada Pemungutan Suara Ulang (PSU).

Namun demikian, bersama dengan pemerintah KPU memiliki tugas pada Pilkada yaitu, mrningkatkan partisipasi Pemilih, dari partisipasi pemilih Pemilu mencapai 80 persen. Pada Pilkada diupayakan sesuai target yang ditetapkan pemerintah 90 persen.

‘’Semoga partisipasi pemilih tercapai sesuai target 90 persen dari jumlah pemilih yang ditetapkan KPU nanti,’’ harapnya.

Untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada katanya, Pemda Sumbawa Barat telah melaksanakan sesuai kewajiban yang ditetapkan pemerintahpemerinta. Baik itu biaya keamanan untuk Polisi dan TNI.
Diakhir sambutannya, Pemda Sumbawa Barat berharap, penyelenggara KPU dan Bawaslu beserta jajarannya, memegang amanah sesuai yang ditemukan saat peluncuran yang disaksikan secara terbuka para pihak dan masyarakat umum.

Peluncuran Pilkada serentak KPU Sumbawa Barat, dihadiri KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan KPU Kabupaten/Kota se-NTB. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: