SUMBAWA – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Sumbawa Varian Bintoro menyebut selama tiga tahun terakhir pemerintah daerah sudah mencetak sebanyak 6 ribuan tenaga kerja (Naker) terlatih.
Dari jumlah tersebut, sekitar 30 hingga 40 persen (1.800 hingga 2.400-red) naker terserap di dalam negeri.
“Dari data yang ada itu sudah hampir 6 ribuan tenaga kerja terdidik dan terlatih yang difasilitasi untuk peluang kerjanya. Memang dari jumlah itu persentasenya masih sekitar 30 hingga 40 persen yang terserap di dalam negeri. Karena memang biasanya dari perusahaan sendiri ada lah persyaratan tambahannya misalnya pengalaman kerja harus minimal sekian tahun dan ada penambahan sertifikasi,” kata Varian ketika ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.
Namun, jika digabungkan dengan jumlah peluang kerja ke luar negeri kata mantan Asisten 1 Setda Sumbawa ini, maka 10 ribu lapangan kerja sebagaimana program unggulan Mo-Novi, maka sudah terlewatkan sebenarnya.Termasuk Asisten Rumah Tangga (ART) karena mereka juga jelas sasaran dan kemampuannya.
” Apalagi sekarang Malaysia sudah buka peluang kerja, Inggris, Australia dengan persyaratan tertentu, misalnya untuk tenaga kesehatan, sebenarnya sudah melebihi 10 ribu. Kalau kita mengukur secara jumlah, insya Allah itu bisa terlaksana,” jelasnya. (IM)


COMMENTS