SUMBAWA- Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) Kukin Kecamatan Moyo Utara merupakan salah satu Bumdes sehat, dimana sistem manajemen dan tata kelola yang dilaksanakan oleh pengurus berjalan sangat baik. Meski terdapat beberapa kendala namun dapat ditangani. Guna mendorong peningkatan pendapatan Bumdes, Pemerintah Desa Kukin juga telah menggelontorkan bantuan suntikan permodalan yang dianggarkan melalui APBDes. Tujuannya adalah untuk mempercepat gerak perekembangan Bumdes melalui potensi- potensi jenis usaha baru yang bisa digarap.
Kepala Desa Kukin Kecamatan Moyo Utara, Suhri, AMd.mengatakan, Pemerintah Desa Kukin tahun ini telah mengalokasikan anggaran untuk mensupport Bumdes agar dapat bergerak cepat dalam mengelola potensi yang ada di desa.
“Kami yakin jika Bumdes sehat maka akan lebih bergerak cepat sehingga kesejahteraan anggota dan masyarakat akan lebih cepat terwujud,” ujar Suhri yang belum genap setahun menjadi Kades Kukin.
Dikatakan, jenis usaha yang dikelola Bumdes Desa Kukin saat ini adalah penyediaan pupuk bagi petani, simpan pinjam dan pendistribusian gas elpiji 3 kilogram. Untuk jenis usaha air minum isi ulang saat ini masih terkendala karena terbatasnya ketersediaan sumber air baku. Rencananya ke depan pengelolaan air isi ulang ini akan dipindahkan sesuai dengan potensi ketersediaan air baku, sehingga dapat difungsikan lagi untuk selanjutnya didistribusikan kepada masyarakat.
Menurutnya, upaya kongkrit yang harus dilakukan Pemdes Kukin yakni memberi suppport dengan mengalokasikan tambahan modal kepada Bumdes, dengan harapan semakin banyak usaha yang dikelola omzet yang dihasilkan akan terus meningkat. Mekanisme persetujuannya dibicarakan melalui di tingkat desa melalui musyawarah dengan BPD, tokoh masyarakat dan tokoh agama di Desa Kukin. Sehingga Bumdes Desa Kukin menjadi lebih baik dan meningkat pendapatannya demi kesejahteraan masyarakat.
“ Saat ini kami tengah mencoba jenis usaha baru yakni pemasangan rumpon dengan sistem tali di pantai Ai Bari. Sistem ini diharapkan dapat meningkatkan populasi ikan. Sehingga nelayan tidak perlu jauh-jauh melaut, apalagi saat musim badai tiba. Sistemnya akan dikelola Bumdes bersama nelayan di wilayah tersebut. Kami yakin program ini akan berhasil,” tandas Kades yakin. (IM)


COMMENTS