SUMBAWA- Pemerintah Daerah Sumbawa terus berupaya semaksimal mungkin untuk menggali dan memanfaatkan potensi-potensi pendapatan daerah, dengan tetap mengacu pada ketentuan perundang-undangan.
Demikian Jawaban Bupati Sumbawa Drs. H. Mahmud Abdullah atas Pandangan Fraksi Fraksi PDIP yang meminta optimalisasi potensi pendapatan daerah sehingga target pendapatan benar-benar di angka yang signifikan. Jawaban ini sekaligus menjawab pandangan umum Fraksi Partai Demokrat, PKS, Nasdem, PPP, dan Hanura Bersatu dalam paripurna DPRD Sumbawa, Rabu (10/7/24).
Kemudian terkait kesenjangan antara kota dan desa baik sarana prasarana maupun sumberdaya yang ada terhadap dunia pendidikan di kabupaten sumbawa, sebagaimana disoalkan Fraksi PDIP, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan pemenuhan sarana prasarana satuan pendidikan secara merata baik di desa maupun di kota dan meningkatkan pemenuhan kualitas sumber daya manusia secara merata bagi pendidik dan tenaga kependidikan.
Terkait pengembangan SDM yang belum optimal dan kalahnya penduduk lokal dalam merebut lapangan kerja, dapat dijelaskan bahwa pemerintah daerah secara berkesinambungan telah melakakukan upaya-upaya antara lain (1) pelatihan berbasis kopetensi (pbk) untuk kejuruan, (2) program pemagangan baik dalam dan luar negeri serta (3) melaksanakan bursa kerja (job fair). Untuk pelatihan kejuruan, telah memberikan sumbangsih terhadap daya serap tenaga kerja lokal di berbagai perusahaan. sedangkan untuk tenaga kerja lokal sudah diatur dalam perda nomor 4 tahun 2023 tentang perlindungan tenaga kerja lokal (tkl) yang salah satu tujuannya untuk mewujudkan sdm tenaga kerja lokal yang siap pakai, sesuai dengan minat, bakat dan potensi yamng dimiliki. Ke depanya, akan dilakukan monev dan pengawasan secara kolaboratif dengan melibatkan balai pengawas tk dan k3 prov NTB atau stake holder lainnya.
Terhadap ketimpangan aksesibilitas dan transportasi, pemerintah daerah tetap berupaya untuk menjaga ketersediaan sarana transportasi melalui giat rutin penegakan hukum lalu lintas, pelayanan pengujian kendaraan bermotor, dan rekomendasi ijin trayek. Untuk diketahui bahwa saat ini masih terdapat trayek medan berat yaitu trayek daerah terpencil, sehingga pemerintah daerah bersinergi dengan stakeholder terkait, dan telah menghadirkan pelayanan bus, damri dan bantuan hibah kendaraan kepada bumdes, serta terus mendorong tumbuhnya minat investasi di sektor transportasi di tengah meningkatnya pemilikan kendaraan pribadi. (IM)


COMMENTS