SUMBAWA- Puluhan sopir truk menggelar demonstrasi di kantor DPRD Sumbawa, Selasa (2/5). Mereka yang tergabung dalam Asosiasi pengusaha jasa angkutan truk Sumbawa (APJATS) melakukan protes atas operasional truk kontainer/trailer yang mengangkut jagung dari semua gudang di Sumbawa menuju pelabuhan Badas.
Menurut mereka, dengan beroperasinya truk kontainer ini, secara tidak langsung mematikan aktivitas sekitar tiga ratusan pengusaha lokal truk yang ada di Sumbawa.
Karena sejak tiga bulan terakhir, para pemilik gudang justru lebih memprioritaskan truk kontainer dan truk Fuso untuk mengangkut hasil bumi dari gudang ke pelabuhan. Sementara truk lokal hampir tidak digunakan lagi.
Dalam aksi demonstrasi ini, para sopir ini didampingi LSM Hakiki untuk menyampaikan keluhannya kepada wakil rakyat di DPRD Sumbawa.
“Kami minta hentikan operasional truk kontainer dari gudang ke pelabuhan. Biar mereka stand by di Badas untuk lanjutkan ke pengapalan. Ini harus cepat. Jangan sampai menunggu terjadi konflik di lapangan,” tegas ketua LSM Hakiki, Iying Gunawan. (IM)


COMMENTS