SUMBAWA BARAT,intanmedia.com-Pemerintah Desa Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat, khawatir populasi penyu semakin berkurang. Diduga telur penyu di sekitar pantai Mawil, tempat bertelur hewan dilindungi itu diambil oleh oknum tidak bertanggung jawab.
‘Untuk mejaga dan melindungi populasi penyu, kami pemerintah Desa Talonang Baru telah membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) dan pengawas di pantai mawil,’’ kata Kades Talonang Baru Budi Haryo, SP.
Namun menurutnya, Pokdarwis dan pengawas yang telah di SK-kan Kepala Desa selama ini belum bisa bekerja maksimal, melakukan pengawasan dan perlindungan. Karena terkendala sarana dan prasarana pendukung.
Karena itu Kades muda murah senyum ini herharap, dukungan para pihak terkait secara bersama-sama mengambil peran sesuai dengan tugas dan fungsi melakukan upaya penyelamatan dan menjaga populasi hewan yang dilindungi itu.
Sebab katanya, untuk mempertahankan populasi hewan yang dilindungi itu harus didukung sarana dan prasarana pendukung. Terutama, infrastruktur. Diantaranya, ketersedian infrastruktut akses menuju lokasi di sekitar pantai Mawil yang sering didarati penyu untuk bertelur. Karena katanya, untuk melakukan pengawasan setiap saat, terkendala infrastruktur jalan. Terutama saat musim penghujan, jalan ke pantai Mawil nyaris tidak bisa dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Bahkan akses jalan yang ada saat ini, belum tembus ke pantai mawil.
‘’Jalan pengerasan yang ada saat ini belum tembus hingga pantai Mawil. sekitar 200 Meter lebih, masih cukup jauh dari pantai mawil. Ini salah satu penyebab Pokdarwis dan pengawas tidak bisa setiap saat turun ke pantai mawil,’’ katanya.
Selain itu, Kades berharap dibangun dan diaktifkan kembali tempat penangkaran tukik, seperti beberapa tahun lalu.
‘’Pasca PTNNT beroperasi dan beralih ke PTAMNT sebagai operator tambang batu hijau bangunan penangkar penyu tidak difungsikan lagi,’’ katanya.
Menurutnya, dengan difungsikan kembali penangkaran tukik, secara otomatis di lokasi itu akan ditempatkanpetugas.
‘’Dengan adanya petugas di lokasi itu, memudahkan melakukan pengawasan dari ancaman pengambilan telur penyu oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,’’ imbuhnya.
‘’Kita berharap pemerintah mengambil langkah strategis menata dan membenahi pantai mawil dan melakukan upaya penyelamatan secara dini populasi penyu,’’ tutupnya
(IM)


COMMENTS