HomePemerintahan

Bupati Ingatkan Cakades Tidak Lakukan Money Politic dan Black Campaign

Bupati Ingatkan Cakades Tidak Lakukan Money Politic dan Black Campaign

Wabup Dorong Kades dan BPD Mampu Berinovasi
Ini Jadwal Pelantikan Kades Poto
Kades Poto Dilantik

SUMBAWA-Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah mengingatkan para Calon Kepala Desa (Cakades) untuk tidak melakukan praktik money politic, black campaign, ujaran kebencian serta aktivitas lain yang berpotensi mencederai proses pelaksanaan pemilihan kepala desa.

Sebaliknya ia meminta para calon kepala desa untuk selalu menjunjung tinggi rasa ke-Sumbawa-an, saling menghormati antar calon, menghindari upaya-upaya disharmonisasi dan bersama-sama selalu menjaga kedamaian, kondisivitas, ketentraman dan ketertiban dalam masyarakat desa, selama dan setelah proses pelaksanaan tahapan pemilihan kepala desa. Serta tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19.

 

Pernyataan tersebut disampaikannya ketika menghadiri Acara Deklarasi Damai Pilkades Serentak 2022 di Kabupaten Sumbawa, acara yang bertempat di Aula H. Madilaoe Adt Lantai III Kantor Bupati Sumbawa, Kamis (20/10/22).

Bupati juga menyampaikan kepada seluruh panitia penyelenggara baik di tingkat kabupaten, kecamatan terlebih panitia penyelenggara dan panitia pengawas pilkades di tingkat desa, agar betul-betul memahami dan mengikuti arahan peraturan perundang-undangan yang berlaku dalam melaksanakan tugas. Bekerja dengan jujur dan adil serta memegang teguh azas netralitas dalam bekerja.

“Alhamdulillah patut kita syukuri bersama tahapan-tahapan pilkades serentak tahun 2022 berjalan dengan lancar, aman dan damai sebagaimana yang kita harapkan bersama,”Ujar Bupati

Menuju ke perhelatan Pilkades serentak di 20 desa pada 13 kecamatan se Kabupaten Sumbawa tahun 2022 yang akan digelar pada hari Rabu tanggal 2 November 2022 mendatang, Bupati mengajak semua cakades untuk berjiwa kesatria.

“Siap menang dan siap kalah adalah jiwa kesatria yang harus dimiliki oleh orang Sumbawa, bersedia menghormati hasil pemilihan kepala desa serentak sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku, karena pada dasarnya yang nantinya terpilih menjadi kepala desa adalah suatu kehendak Allah Swt yang terbaik melalui ikhtiar pilkades,” pesannya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0