HomeSumbawa

Tiga Desa Diperkirakan Laksanakan Seleksi Tambahan di Pilkades Serentak 2022

Tiga Desa Diperkirakan Laksanakan Seleksi Tambahan di Pilkades Serentak 2022

Jadwal Pemadaman Bergilir, Selasa 3 Agustus 2021
4 Hari Dibuka, Pendaftar Lelang Pimpinan OPD di Sumbawa Masih Kosong
Menyelamatkan Lingkungan, Dalam Perspektif Islam (Keprihatian atas Kondisi Hutan di NTB yang Semakin Rusak)

SUMBAWA – Tercatat ada sekitar 83 orang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon kepala desa. Puluhan pendaftar tersebut tersebar di 20 desa yang akan menggelar Pilkades serentak Tahun 2022 se-Kabupaten Sumbawa.

Adapun 20 desa yang akan menggelar Pilkades serentak ini diantaranya Desa Serading, Desa Kakiang, Desa Olat Rawa dan Desa Batu Bangka di Kecamatan Moyo Hilir. Kemudian Desa Brang Rea, Desa Mokong dan Desa Lito di Kecamatan Moyo Hulu, Desa Kukin di Kecamatan Moyo Utara, serta Desa Ledang dan Desa Lenangguar di Kecamatan Lenangguar.
Pilkades juga dilaksanakan di Desa Pungkit Kecamatan Lopok, Desa Pelat Kecamatan Unter Iwes, Desa Labuhan Jambu Kecamatan Tarano, Desa Sebotok Kecamatan Labuhan Badas, Desa Bale Brang dan Desa Pukat Kecamatan Utan, Desa Tepal Kecamatan Batu Lanteh, Desa Lamenta Kecamatan Empang, Desa Simu Kecamatan Maronge dan Desa Labuhan Mapin Kecamatan Alas Barat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumbawa, melalui Kabid Administrasi Pemerintahan Desa Anhuyas mengatakan, tahapan Pilkades serentak saat ini masih dalam tahap penjaringan dokumen keabsahan dari bakal calon kepala desa.
“InsyaAllah masih proses penjaringan oleh panitia. Baik itu penjaringan dokumen keabsahan dari bakal calon kepala desa. Untuk calonnya kurang lebih 83 orang total bakal calon kades,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (14/9/22).

Setelah penjaringan dokumen, terang Ucas-akrabnya disapa, maka dilanjutkan dengan seleksi tambahan bagi desa yang memiliki bakal calon kades lebih dari 5 orang.
“Kemungkinan ada 3 yang dilakukan seleksi tambahan, karena calonnya lebih dari 5 yaitu ada Desa Kakiang, Desa Labuhan Jambu dan Desa Mokong,” terangya.

Ucas menjelaskan, seleksi tambahan ini dalam regulasinya yakni berbentuk tes potensi akademik dan atau tes psikologi. Kemudian pelaksana tesnya adalah lembaga independen.
“Terkait dengan kemungkinan adanya seleksi tambahan ini nanti kita akan komunikasikan dengan pihak terkait, termasuk dengan memanggil panitia,” pungkasnya. (IM*)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: