HomeKSB

Tolong Buka Pangkalan LPG Subsidi di Talonang Baru

Tolong Buka Pangkalan LPG Subsidi di Talonang Baru

Jalan ke Talonang Baru Tertimbun Material Longsor
Warga Segel Lokasi Tambang, Ternak Warga Mati Disekitar
Pemda KSB Tolak Empat Permohonan Pemanfaatan Ruang

SUMBAWA BARAT, intanmedia. com- Kebijakan pemerintah mengkonversi Minyak Tanah (Mitan) ke Gas LPG 3 Kg belum berlaku bagi warga masyarakat Desa Talonang Baru, Kecamatan Sekongkang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB). Karena sejak kebijakan itu diterapkandi KSB beberapa tahun lalu, belum tersedia pangkalan gas LPG subsidi pemerintah di desa tersebut.
Kepala Desa Talonang Baru Budi Haryo kemarin mengatakan, dengan belum adanya pangkalan gas LPG subsidi pemerintah, masyarakat selama ini sangat kesulitan mendapatkan gas LPG subsidi pemerintah. Kondisi ini sudah berlangsung sejak konversi Mitan ke gas LPG 3 Kg di berlakukan di KSB.
Untuk mendapatkan gas LPG subsidi selama ini, warga harus mencari sendiri di sejumlah tempat dan desa sekitar wilayah Kecamatan Sekongkang, hingga pusat Kabupaten. Itupun katanya, untuk mendapatkan dengan harga diatas Harga Eceran Tertinggi (HET). Mencapai Rp. 35.000 hingga Rp. 40.000 satu tabung gas LPG 3 Kg.
Selama ini , meski harga diatas HET, warga tetap membeli. Itupun warga sangat sulit mendapatkan gas LPG subsidi. Jika tidak bisa mendapatkan gas LPG subsidi, dengan keadaan terpaksa para ibu rumah tangga, mengunakan kayu bakar untuk memasak sehari-sehari. ”Kalau tidak ada gas, para ibu-ibu mengunakan kayu bakar untuk memasak. Karena minyak tanah sudah tidak ada lagi beredar,” katanya.
Terkait hal ini katanya, telah disampaikan ke Pemda Sumbawa Barat melalui dinas tehnis. Namun hingga saat ini belum direalisasikan pangkalan gas LPG subsidi Desa Talonang Baru. ”Kalau sudah ada pangkalan. Minimal warga tidak kesulitan mendapatkan gas LPG subsidi. Dan tidak lagi mencari dan membeli ke tempat lain luar Desa Talonang Baru,” cetusnya.
Sementara Kabid Perdagangan Disperindagkop dan UMKM Darmiati Ratna yang dikonfirmasi mejelaskan, saat ini Pemda Sumbawa Barat tengah membenahi dengan melakukan pendataan yang benar-;benar berhak menerima barang subsidi pemerintah tersebut.
Begitu juga, terhadap yang belum tersedia pangkalan, akan disampaikan ke PT. Pertamina. ”Mungkin dulu di Desa Talonang Baru, tidak ada pangkalan Mitan. Karena pangkalan yang ada saat ini rata-rata dulunya pangkalan Mitan, ‘ jelasnya.
Ke depan pemerintah mengusulkan ke PT. Pertamina untuk pangkalan di Desa Talonang Baru. Sebab barang subsidi pemerintah itu wajib dinikmati oleh masyarakat yang berhak menerimanya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0