HomeKSB

Sekolah di Talonang Baru Butuh Sumur Bor dan Jaringan Internet

Sekolah di Talonang Baru Butuh Sumur Bor dan Jaringan Internet

Buat Apa ada Tambang, Kalau Tidak Menguntungkan Masyarakat
PT AMNT Reklamasi Ratusan Hektare Bekas Tambang
PTAMNT Berkomitmen Bangun Pabrik Smelter Sesuai Rencana

SUMBAWA BARAT – Kesadaran masyarakat Desa Talonang Baru Kecamatan Sekongkang terhadap pendidikan untuk menyekolahkan anaknya cukup tinggi. Itu dilihat dari angka melanjutkan dari satuan pendidikan dasar, pendidikan menengah hingga perguruan tinggi.

Kepala Sekolah Satu Stap (Satap) Talonang, Fahmi Fahlizi memaparkan dalam beberapa tahun terakhir, angka melanjutkan sekolah terus membaik. Angka melanjutkan dari satuan Pendidikan dasar dan pendidiikan menengah misalnya, hampir mencapai 100 perasen. Tingginya angka melanjutkan sekolah itu tidak lepas dari dukungan pemerintah yang terus mendekatkan fasilitas pendidikan. Mulai dari pendidikan usia dini, SD SMp Satap Negeri hingga Madrasah yang dikelolah salah satu yayasan. Terlebih, Talonang adalah desa terjauh dari pusat kota KSB.

”sebagai pendidik kami sangat mengapresiasi semangat para orang tua dan anak-anak disini. Semangat untuk belajar sangat besar,” katanya.

Dia berharap, tingginya minat anak untuk sekolah di Talong Baru ini bisa terus didukung. Yakni dengan adanya peningkatan dan kelengkapan sarana dan prasarana.

“Kebutuhan utama saat ini terkait tekhnologi dan informasi. Karena kami disini masih terkendala jaringan telekomunikasi. Khususnya internet,” katanya.

Selain itu pihak sekolah juga berharap ke depan bisa ada bantuan untuk ketersediaan sumber air bersih sekolah.

“Solusinya memang kami butuh sumor bor. Persoalan ini telah disampaikan secara resmi melalui proposal ke Pemda Sumbawa Barat. Namun hingga saat ini kami masih menunggu untuk direalisasikan. Kami juga sudah usulkan ke PT AMNT. Sampai sekarang juga belum bisa direalisasikan,” tambah Kasek.

Selama ini, pihak sekolah terpaksa meminta bantuan kepada para walimurid.

Mewakili management PT AMNT
Manager External Communications,
Ananta Wisesa menyampaikan terimakasih kepada masyarakat Desa Talonang Baru dan pihak sekolah yang telah mendukung operasional tambang batu hijau selama ini. Semoga ke depan, dukungan masyarakat wilayah lingkar tambang semakin baik .

Terkait masalah ketersedian air bersih sekolah Satap Negeri Talonang Baru pembangunan sumur bor akan ditindaklanjuti untuk direalisasikan. Apalagi sekolah bersama Pemerintah Desa telah menyampaikan secara resmi ke perusahaan melalui proposal. ”Insya Allah kita upayakan pembangunan sumur bor Sekolah Satap Talonang Baru,” janjinya usai¬†menyerahkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa/siswi Satap Negeri Talonang Baru pada agenda ekspedisi Talonang yang digelar PWI KSB akhir pekan kemarin.

Dijelaskan, dalam melaksanakan kegiatan investasi selama ini, perusahaan tidak mengutamakan melaksanakan operasional . Namun berkomitmen melaksanakan kewajiban dan tangung jawab sosial bagi masyarakat sekitar. Umumnya masyarakat KSB.
Ini sesuai visi perusahaan , ingin meninggalkan warisan terbaik pasca berakhir operasional tambang batu hijau bagi masyarakat KSB secara umum.
Dalam melaksanakan tangangung jawab sosial perusahaan mencakup semua aspek pembangunan masyarakat. Terutama program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Bantuan sektor pendidikan, mencakup program bantuan beasiswa, sarana dan parsarana penunjang sekolah serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik.
Program bantuan beasiswa, telah dirasakan warga berasal Desa Talonang Baru. ” Tahun ini sekitar Tiga orang warga Desa Talonang Baru mendapat beasiswa vokasi,” katanya.

Sementara kepala Desa Talonang Baru Budi Haryo, berharap keberadaan PTAMNT dapat memberikan konstribusi bagi masyarakat setempat yang selama ini mendukung kegiatan operasional tambang batu hijau. Terutama sarana penunjang yang dibutuhkan sekolah Satap Negeri Talonang Baru saat ini ketersedian air bersih.
”Kita berharap merealisasikan sumur bor sekolah Satap Negeri Talonang Baru tahun ini,” pungkasnya.(IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0