HomePemerintahan

Ini Daftar Masjid yang akan Didatangi Bupati dan Wabup

Ini Daftar Masjid yang akan Didatangi Bupati dan Wabup

Bupati Sumbawa Sampaikan LKPJ 2021
Gandeng BBPOM, Bupati Atensi Keamanan Makanan Sekolah
Bertemu Mentan, Bupati Sampaikan Banyak Usulan

 
 
-Bupati Awali Safari Ramadhan dari Kecamatan Alas
-Awali Safari Ramadhan di Kecamatan Alas, Bupati Boyong Semua Pimpinan OPD
 
SUMBAWA- Dalam upaya penguatan syiar islam selama Ramadhan,  Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa akan melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan di 24 Kecamatan se-Kabupaten Sumbawa.
 
Bupati dalam kegiatan ini akan memboyong seluruh anggota Forkompinda, pimpinan OPD, instansi/lembaga vertikal serta pimpinan BUMN/BUMD.
 
Dari jadwal yang telah disusun oleh Bagian Kesra  Setda Kabupaten Sumbawa, pelaksanaan Safari Ramadhan akan dibagi menjadi 2 tim yang masing-masing tim akan dipimpin langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati serta didampingi oleh anggota tim yang terdiri dari 50 orang dari unsur instansi yang ada.
 
Kepala Bagian Kesra Setda Kabupaten Sumbawa Drs. Hasanuddin menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadhan pada tahun ini menjadi sangat spesial karena kegiatan ini pada akhirnya dapat dilaksanakan kembali setelah sempat tertunda beberapa tahun belakang akibat pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini merupakan momentum yang sangat tepat selain untuk penguatan syiar Bulan Suci Ramadhan tetapi juga sekaligus sebagai wahana silaturrahmi antara pemerintah dan masyarakat,” ungkapnya.
 
Adapun rangkaian kegiatan Safari Ramadhan akan berlangsung mulai tanggal 7 s.d 25 April 2022. Safari perdana dimulai pada hari Kamis tanggal 7 April 2022 pada Kecamatan Alas dengan lokasi bertempat di Masjid Al-Falah Desa Dalam.
 
Pada kesempatan perdana ini akan dihadiri oleh kelompok gabungan sehingga Bupati dan Wakil Bupati akan menghadiri Safari Ramadhan pertama ini secara bersama-sama. Selain Kecamatan Alas, terdapat beberapa kecamatan yang direncanakan akan diikuti oleh kelompok gabungan Safari Ramadhan Bupati dan wakil Bupati yaitu pada tanggal 12 April 2022 di Kecamatan Labngka (Masjid Nurul Ikhlas, Desa Labangka), tanggal 16 April 2022 di Kecamatan Moyo Hulu (Masjid Al Mujahidin Desa Marga Karya) dan tanggal 25 April 2022 di Kecamatan Moyo Hilir (Masjid At-Taqwa Dusun Prajak, Desa Batu Bangka).
 
 Jadwal lain selanjutnya secara sistematis kelompok Safari Ramadhan Bupati dan Kelompok Safari Ramadhan Wakil Bupati diatur pada masing-masing kecamatan secara terpisah.
Sedangkan rencana lokasi Safari Ramadhan kelompok Bupati adalah Kecamatan Moyo Utara (Masjid Al-Mujahidin Desa Songkar), Kecamatan Lantung (Masjid An Nur Desa Lantung), Kecamatan Lopok (Masjid Al-Amin Desa Lopok), Kecamatan Batu Lanteh (Masjid At-Taqwa Desa Batu Dulang), Kecamatan Lunyuk (Masjid Nurul Hidayah Dusun Krida), Kecamatan Utan (Masjid Jami Nur Attaqwa Desa Utan), Kecamatan Orong telu (Masjid Nurussalam Desa Kelawis), Kecamatan Labuhan Badas (Masjid Nurul Iman Kampung Rinjani Labuhan Sumbawa), Kecamatan Alas Barat (Masjid Syahadatain Dusun Padak, Lekong), Kecamatan Tarano (Masjid Nurul Haq Desa Banda).
 
Selanjutnya rencana lokasi Safari Ramadhan kelompok Wakil Bupati terdiri dari Kecamatan Lape (Masjid Nurul Yaqin Dusun Bukit Tinggi, Desa Dete), Kecamatan Empang (Masjid Nurul Hidayah Desa Boal), Kecamatan Sumbawa (Masjid Nurul Yaqin, Lingkungan Raberas, Kelurahan Seketeng), Kecamatan Rhee (Mushollah Nurul Insan Desa Rhee), Kecamatan Ropang (Masjid Nurul Hikmah Desa Labangkar), Kecamatan Unter Iwis (Masjid At Taqwa Desa Pelat), Kecamatan Plampang (Masjid Al-Mukmin Desa Plampang), Kecamatan Buer (Masjid Nurul Iman Desa Tarusa), Kecamatan Maronge (Masjid Baiturrahim Desa Simu), Kecamatan Lenangguar (Masjid Nurul Ikhsan Dusun Teladan, Desa Telaga).
Pemerintah daerah katanya, berharap juga agar momentum safari Ramadhan ini dapat menjadi kanal diseminasi informasi pelaksanaan program Pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam hal kerja-kerja nyata yang telah dilakukan maupun yang akan dilaksanakan baik dalam jangka pendek maupun jangka menengah. Berbagai pencapaian dan implementasi program strategis daerah harus terus secara massif didiseminasi kepada masyarakat sampai unit terkecil sehingga diharapkan tidak terjadi distorsi ataupun asimetris informasi di tengah masyarakat.
Di samping itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari media serapan keluhan ataupun aspirasi masyarakat untuk menjadi perhatian yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti bersama perangkat daerah terkait.(IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: