HomePolitik

Reses di Mamak, Madul Komit Wujudkan Aspirasi Masyarakat

Reses di Mamak, Madul Komit Wujudkan Aspirasi Masyarakat

Sejumlah Aspirasi Warga Raberas Diserap Ridwan – Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa
Yuliana Reses, Aspirasi Masyarakat Siap Diperjuangkan
“Goes Bareng IKLS” Berbagi dan Hidup Sehat di Tengah Pandemi

SUMBAWA- Reses DPRD Sumbawa dimulai Senin (8/2). 45 wakil rakyat yang duduk diparlemen Sumbawa jadwalnya turun menyerap aspirasi masyarakat secara langsung. Reses dilakukan di beberapa titik. Ketua Fraksi Golkar DPRD Sumbawa, Ahmadul Kosasi, SH memulai resenya di Gedung Serba Guna Desa Mamak Kecamatan Lopok.
Tampak hadir dalam reses mulai dari aparatur pemerintah dari Kantor Camat Kecamatan Lopok M. Tahir Icak, juga hadir dari kalangan profesi Guru, tokoh agama dan tokoh masyarakat termasuk tokoh wanita serta generasi muda. Reses berlangsung penuh keakraban. Penerapan protokol kesehatan juga dikedepankan.
Ada cukup banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat kepala wakil rakyat yang duduk di Komisi IV DPRD Sumbawa ini. Mulai dari persoalan kelangkaan pupuk, masalah penanganan Covid 19 dan dampak ikutannya dari pandemi tersebut. Tidak ketinggalan usulan perbaikan Jalan. Salah satunya jalan menuju ke pemakaman umum. Termasuk usulan pemagaran makam. Yang tidak kalah pentingnya, masyarakat sangat berharap politisi senior Golkar ini membantu support anggaran untuk penyelesaian gedung serba guna.

Di bidang pendidikan, melalui Madul masyarakat minta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa untuk bisa menambah lokal baru untuk SDN Mamak. Karena local yang ada sudah oper kapasitas.
“Memang sangat diperlukan pembangunan gedung sekolah baru ” Kata M Tahir Icak menguatkan harapan warga.
Merespon aspirasi masyarakat, Madul memastikan siap menjadi yang terdepan. Bukan hanya sebatas menyuarakan namun dikawal hingga adanya droping anggaran dari pemerintah daerah. Sementara untuk persoalan pupuk, diakui menjadi persoalan petani di semua wilayah. Dia bersama para wakil rakyat lainnya di dewan terus mendorong agara ada pengawasan maksimal pupuk ini. Bukan hanya terkait kouta namun hingga distribusi ke tingkat petani.
“Sebelum kami reses ini juga ada pertemuan komisi terkait yang membahas persoalan pupuk ini. Intinya setiap persoalan di masyarakat kami selalu perhatikan. Sudah menjadi kewajiban kami sebagai rakyat karena kami adalah wakil rakyat,” kata Madul. (im)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: 0