SUMBAWA- Anggota Komisi II DPRD Sumbawa Muhammad Yasin Musamma S.AP. Turun langsung mengantensi persoalan petani Lape dan Lopok.
Aleg dari Fraksi Demokrat ini berkunjung ke Kantor UPT Pengairan Lape dan Lopok Rabu (5/7/2023). Ini dilakukan untuk menindaklanjuti hasil pertemuan hearing Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa terkait dengan ancaman gagal panen petani di Kecamatan Lape dan Lopok.
Hadir dari Kasat Operasional UPB Sumbawa 2 BWS NT 1, Abdurrahman ,KUPT Pengairan Lape dan Lopok, Petugas Juru pengamat Pengairan Lape dan Lopok serta GP3A.
Dalam kesempatan tersebut GP3A, Supriadi menyampaikan permasalahan sedimentasi jaringan irigasi dan pelanggaran atas pola tanam.
Termasuk persoalan pintu air yang belum memiliki pengaman. Sehingga rawan untuk dibuka di luar jadwal ataupun oleh mereka yang tidak bertanggungjawab.
Atas hal ini Muhammad Yasin memknta persoalan agar diseriusi dengan cepat. Ia tidak ingin berlaku hukum rimba yang mana yang kuat dia menang jika persoalan ini dibiarkan berlarut.
“Tapi air dikelola dengan bagi dan berkeadilan, berdasarkan atas kondisi lapangan debit ketersediaan air bendungan, kesepakatan para pihak diantaranya petani, PPL, KUPT Pengairan, Pertanian, PSDA,P3A mapun GP3A yang difasilitasi oleh Pemerintah Daerah,”Ujarnya.
Persoalan ini ungkapnya bukan pertama kali. Tapi pernah terjadi pada tahun sebelumnya, sehingga ketika ada persoalan dimana petani yang memang dijadwalkan pola tanamnya berteriak maka itu perlu segera ditangani.
Kasat Operasi UPB Sumbawa 2 Abdurrahman, mengatakan terkait dengan kondisi sedimentasi yang ada akan kita proses untuk segera ditangani. Usulan dari KUPT Pengairan bersama GP3A sangat penting juga sebagai bahan perencanaan dan pelaksanan perbaikan saluran yang dimaksud.
Selepas itu, rombongan mengunjungi jaringan irigasi Bendungan mamak di wilayah BM 4, BM 9 dan melihat secara langsung kondisi pintu air dan jaringan primer Bendungan Mamak bersama Camat Lape,Juru Pintu Air, GP3A,KUPT Pengairan, Kasat Operasional UPB Sumbawa 2 dan jajaran, Babinkamtimas dan bhabinsa. (IM)


COMMENTS