SUMBAWA – Salah satu program pemerintah secara nasional, adalah upaya percepatan pencegahan dan penurunan angka stunting. Itu dilakukan dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia Indonesia, dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks.
Hal tersebut Disampaikan Kasdim 1607/Sumbawa Mayor Inf Dahlan di sela -sela kegiatan mewakili Dandim 1607/Sumbawa Letkol Czi. Alit Setiawan dalam menyerahkan bantuan darurat KASAD Jenderal TNI Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M. kepada penderita Stunting, di Kecamatan Sumbawa, Jumat (10/3/23).
Selain itu Kasdim juga mengungkapkan bahwa Kodim 1607/Sumbawa ikut berperan aktif, bersama seluruh perangkat di daerah dalam membantu upaya percepatan penanganan stunting.
Pemerintah katanya, fokus pada lima pilar Strategi Nasional Percepatan Penurunan Stunting (Stranas Stunting) demi menekan prevalensi stunting dari 24,4 persen pada 2021 menjadi 14 persen pada 2024.
Sebagaimana dimandatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting. Ke lima pilar tersebut adalah komitmen dan visi kepemimpinan nasional dan daerah, komunikasi perubahan perilaku dan pemberdayaan masyarakat, konvergensi intervensi spesifik dan sensitif di pusat dan daerah, ketahanan pangan dan gizi, serta penguatan dan pengembangan sistem, data, informasi, riset, dan inovasi.
Sejalan dengan itu Kodim 1607/Sumbawa Bersama Pemerintah Daerah dan steakholder terkait terus melakukan berbagai upaya. Salah satunya memberikan sosialisasi hidup sehat, makan makanan yang bergizi, penyuluhan kepada pasangan calon pra nikah. Sehingga harapannya dapat menambah pengetahuan masyarakat sebagai upaya mencegah kasus stunting di Kabupaten Sumbawa.
“Semoga kegiatan kemanusian seperti ini terus dapat dilakukan. Serta dapat memberi manfaat kepada masyarakat. Termasuk dapat berdampak pada penurunan angka stunting, dengan demikian potensi sumber daya manusia di Sumbawa NTB khususnya serta di Indonesia secara umum memiliki daya saing yang tinggi,” harap Kasdim. (IM)


COMMENTS