Sumbawa Barat (1 Juli 2026) – Sekretaris Daerah, drh. Hairul, menghadiri acara pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di lingkungan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kegiatan ini, dihadiri oleh sejumlah kepala OPD lingkup Pemerintah Daerah Sumbawa Barat, dilaksanakan di aula kantor setempat pada Selasa kemarin.
Acara tersebut ditandai dengan pembacaan komitmen bersama oleh seluruh staf dan pegawai di lingkungan dinas setempat, yang menyatakan kesiapan instansi untuk melaksanakan reformasi birokrasi dan meningkatkan akuntabilitas publik.
Sekretaris Daerah menegaskan bahwa pencanangan Zona Integritas merupakan bentuk komitmen bersama dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan, serta mampu memberikan pelayanan publik yang profesional. Hal ini terutama berkaitan dengan keterbukaan informasi ketenagakerjaan seluas-luasnya kepada masyarakat.
Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya menjaga integritas oleh seluruh Aparatur Sipil Negara. Beliau mengingatkan bahwa status ASN merupakan pilihan yang harus dijaga melalui kepatuhan terhadap ketentuan dan etika pelayanan publik.
”Sebagai institusi yang memiliki tugas menata masalah ketenagakerjaan, saya berharap dinas ini harus memberikan pelayanan optimal terkait masalah ketenagakerjaan dan seluas-luasnya kepada masyarakat,” katanya.
Beliau juga menekankan agar pelaksanaan tugas yang dibebankan oleh Pemerintah Daerah Sumbawa Barat dilakukan sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. Yang paling penting adalah melaksanakan dan bertanggung jawab dengan komitmen yang telah dibacakan saat pencanangan Zona Integritas menuju WBK. ”Semoga komitmen menuju WBK yang telah dibacakan oleh semua pejabat dan pegawai lingkup Disnakertrans benar-benar dipertanggungjawabkan dan menjadi acuan dalam melaksanakan tugas abdi negara sebagai pelayanan masyarakat,” tandasnya.
Di tempat yang sama, Kepala Disnakertrans, Slamet Riyadi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan keinginan bersama seluruh pegawai lingkup Disnakertrans untuk dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Ini merupakan tonggak komitmen institusional dalam mewujudkan WBK dan WBBM melalui reformasi birokrasi yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan publik dengan menerapkan prinsip pelayanan prima yang cepat, mudah, transparan, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Tujuannya adalah untuk memperkuat pencegahan korupsi serta meningkatkan efisiensi dan profesionalisme dalam penyelenggaraan layanan publik di lingkungan kerja OPD yang dipimpinnya.
Kegiatan ini juga dihadiri oleh Inspektur Inspektorat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Tajuddin, diakhiri dengan penandatanganan fakta integritas oleh seluruh pegawai setempat. Penandatanganan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dan diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat kepercayaan publik serta mempercepat pencapaian WBK dan WBBM di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.(IM)


COMMENTS