Sumbawa Barat (2 Juli 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat secara berkelanjutan berupaya menciptakan peluang kerja bagi para pencari kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Salah satu inisiatifnya adalah peluncuran program Peningkatan Resiliensi dan Mutu Pekerja Migran (Prima).
Program ini merupakan inovasi dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dengan Jepang sebagai negara tujuan.
Kepala Disnakertrans, Slamet Riadi, menjelaskan bahwa untuk dapat bekerja di negara tujuan, para pencari kerja yang berminat ke Jepang harus melalui serangkaian tahapan seleksi. Hanya peserta yang berhasil lulus seleksi yang akan diberangkatkan dengan masa kontrak kerja selama lima tahun.
Program ini tidak hanya berfokus pada pengiriman pencari kerja yang lolos seleksi, melainkan juga dirancang oleh Pemerintah Daerah Sumbawa Barat sebagai upaya untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki daya saing global. Diharapkan, setelah kembali ke tanah air atau daerah asal, para mantan pekerja ini dapat menjadi pelaku usaha dan menciptakan peluang kerja bagi pencari kerja lainnya.
Terobosan melalui program Prima ini juga merupakan upaya Pemerintah Daerah Sumbawa Barat untuk membuka akses kesempatan kerja seluas-luasnya bagi pencari kerja, yang selama ini sebagian besar bergantung pada sektor pertambangan.
Dalam rangka menyukseskan program ini, Disnakertrans bekerja sama dengan Yayasan Adiluhung Nusantara dan Perkumpulan Purnabakti Kepala Daerah Seluruh Indonesia.
Mitra-mitra tersebut mendukung seluruh proses dan tahapan seleksi. Sebelum diberangkatkan ke negara tujuan, peserta yang dinyatakan lulus seleksi akan terlebih dahulu mengikuti pembinaan yang meliputi pelatihan bahasa Jepang, penguatan karakter dan disiplin kerja, pengenalan budaya, serta peningkatan kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri di negara tujuan.
“Melalui program ini, kami membuka akses seluas-luasnya bagi para pencari kerja yang ingin bekerja di luar negeri, khususnya Jepang, selama lima tahun. Program unggulan inovasi Disnakertrans ini dimulai pada 1 Juli 2026,” pungkasnya. (IM)


COMMENTS