SUMBAWA (17 Juni 2026) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa menggelar konsolidasi internal yang dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus DPC, pengurus PIRA, PAC, hingga sayap partai, Rabu (17/06/2026).
Kegiatan ini merupakan agenda yang telah dijadwalkan jauh hari sebagai tindak lanjut perintah Ketua Umum melalui Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Provinsi Nusa Tenggara Barat.
Ketua DPC Gerindra Sumbawa yang juga Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan bahwa konsolidasi ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergitas partai dalam menjalankan kerja-kerja politik dan kerakyatan.
“Ini merupakan konsolidasi yang sudah dijadwalkan jauh hari yang merupakan perintah DPD untuk bagaimana melakukan kerja-kerja untuk kepentingan rakyat,” ujar Haji Ansori.
Ia menjelaskan bahwa seluruh elemen partai, mulai dari DPC, PIRA, PAC, hingga sayap Partai Gerindra, harus terus berada di tengah-tengah masyarakat untuk menyerap aspirasi. Aspirasi tersebut nantinya dapat disampaikan ke perwakilan di DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, DPR RI, Wakil Bupati hingga langsung kepada Ketua Umum Partai Gerindra yang juga merupakan Presiden Republik Indonesia.
“Kami sebagai pengurus DPC ini diperintahkan langsung oleh Presiden melalui DPD untuk terus mengawal program pemerintah nasional dan juga program-program internal DPC yang langsung menyentuh kepada masyarakat, tepat sasaran dengan tujuannya kesejahteraan warga masyarakat,” jelas Haji Ansori.
Dalam kesempatan tersebut, Haji Ansori mengingatkan seluruh kader untuk mengawal program-program prioritas nasional yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Program-program tersebut antara lain Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang telah dibangun di beberapa wilayah pesisir Sumbawa, serta Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Semua ini adalah program Pemerintah, bukan program Gerindra, yang harus tepat sasaran terutama MBG. Kita secara bersama-sama sebagai Kader Gerindra harus turut andil mengawal dan mensukseskannya,” tegasnya.
Terkait Koperasi Desa Merah Putih, program ini merupakan bentuk nyata keberpihakan Presiden Prabowo terhadap rakyat kecil, khususnya masyarakat desa. Sementara program MBG di Kabupaten Sumbawa menargetkan sekitar 205.484 penerima manfaat dengan rencana pengoperasian 122 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Menanggapi berbagai saran dan kritikan yang muncul terkait program Asta Cita, Haji Ansori menyatakan bahwa kritik yang membangun adalah hal lumrah dalam negara demokrasi. Namun, ia mengingatkan agar kritik tidak berlebihan dan keluar dari konteks yang menghina pribadi.
“Kritik yang membangun itu lumrah bagi Negara Demokrasi, namun bila berlebihan dan kelewat batas yang keluar dari konteks yang menghina pribadi, maka sudah sepatutnya sebagai kader Gerindra harus hadir untuk meluruskan,” tegas Haji Ansori.
Selain mengawal program nasional, Haji Ansori juga mengajak seluruh kader untuk mensukseskan program daerah, yakni 12 Program Unggulan pemerintahan Bupati Syarafuddin Jarot dan Wakil Bupati Mohamad Ansori. Program-program tersebut mencakup pembangunan penampungan air hujan, cek dam, dan sumur bor sebagai sumber irigasi pertanian, peningkatan pendapatan daerah, serta peningkatan jaringan jalan.
“Program-program ini harus kita sukseskan dan wujudkan. Jangan sampai kita dicap sebagai pembohong dan Alhamdulillah sejauh ini 12 Program Unggulan tersebut terus berjalan sesuai dengan kemampuan keuangan daerah,” pungkas Ansori.
Konsolidasi ini menjadi bukti komitmen DPC Gerindra Sumbawa dalam menjaga soliditas partai sekaligus mengawal program-program yang berdampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat, baik di tingkat nasional maupun daerah. (IM)


COMMENTS