SUMBAWA (17 Juli 2025)- Dalam rangka memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK, Tim Penggerak PKK Kabupaten Sumbawa melalui Pokja IV menggelar sosialisasi dan penyuluhan “Gerakan Keluarga Sehat Tanggap Tangguh Bencana” yang dimulai dari Kecamatan Maronge.
Sasaran kegiatan ini adalah anggota PKK dari Kecamatan Maronge dan empat desa, yakni Desa Labuhan Sangoro, Desa Maronge, Desa Pemasar, dan Desa Simu. Sambutan hangat disampaikan oleh Ibu Camat Maronge, Ibu Hendun, S.Sos., yang membuka acara dengan pantun khasnya, mencairkan suasana sebelum sesi penyuluhan dimulai.
Kegiatan ini menghadirkan sejumlah materi penting mulai dari siaga kebakaran lingkungan, tanggap dan tangguh bencana, kepedulian terhadap lingkungan, pencegahan stunting, Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), hingga pengelolaan keuangan keluarga.
Ketua Pokja IV, Hj. Nur Atika Sudirman, S.ST., M.M.Inov., menekankan pentingnya penanganan stunting sebagai isu krusial yang melibatkan peran aktif pemerintah dan keluarga. Ia mengajak seluruh anggota PKK menjadi “ibu asuh stunting” dengan menyisihkan Rp 15.000 per bulan yang akan digunakan untuk pemenuhan nutrisi dan pendampingan ibu hamil, ibu menyusui, serta balita di wilayah Maronge.
Dalam materi kelestarian lingkungan, Syarifah Imron, S.Sos., M.Si., selaku Sekretaris Pokja IV, mengajak peserta mengenali potensi bencana di lingkungan sekitar serta pentingnya edukasi mitigasi bencana sejak dini. Budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan menjadi nilai yang terus digelorakan.
Sementara itu, Ibu Saridewi Hikmawan, S.Pd., menegaskan bahwa perencanaan keuangan keluarga adalah fondasi penting menuju keluarga yang sehat dan mandiri secara ekonomi.
Acara dikemas dalam suasana interaktif melalui diskusi santai, tanya jawab, serta senam bersama yang membuat suasana menjadi akrab dan menyenangkan. Diskusi dipandu oleh Sahri Yanti, Ph.D., yang turut menjaga semangat peserta hingga akhir acara. (IM)


COMMENTS