HomePemerintahan

Tangkal Hoaks dan Tingkatkan Transparansi, Sumbawa Mantapkan Literasi Masyarakat

Tangkal Hoaks dan Tingkatkan Transparansi, Sumbawa Mantapkan Literasi Masyarakat

Bupati Sumbawa Bacakan Sambutan Gubernur NTB dalam Pelantikan Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Masa Jabatan 2024-2029
Pastikan Konsumsi Siswa Aman, Dinas Kukmindag Gencarkan Sertifikasi Halal Kantin Sekolah
Wakil Bupati Sumbawa: Penurunan Stunting Terus Digenjot Melalui Kolaborasi Lintas Sektor

SUMBAWA (3 Juli 2025) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan komitmen dalam menghadapi tantangan era digital melalui peningkatan literasi informasi. Melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Literasi Informasi, Pemkab mendorong masyarakat untuk lebih cerdas dalam menyaring dan menggunakan informasi, serta memperkuat budaya literasi di tengah arus informasi yang semakin kompleks.

Dalam kegiatan ini, sejumlah aspek strategis menjadi fokus utama, antara lain peningkatan pemahaman masyarakat, pencegahan hoaks, penguatan peran perpustakaan, serta keterbukaan informasi publik.

Peningkatan Literasi Membekali masyarakat dengan pemahaman tentang validasi dan penggunaan informasi. Pencegahan Hoaks Strategi aktif untuk mengurangi penyebaran berita palsu di masyarakat. Penguatan Perpustakaan Peran aktif Dinas Perpustakaan sebagai pusat literasi informasi dan edukasi. Transparansi dan Akses Publik Wujud keterbukaan Pemkab dalam menyampaikan program pembangunan berbasis data.

Melalui pelatihan ini, peserta dibekali pemahaman mendalam mengenai bagaimana mengenali informasi valid, memahami fungsi perpustakaan modern, serta peran penting literasi dalam menciptakan masyarakat yang kritis dan berdaya.

Sekda Sumbawa Budi Prasetyo menegaskan bahwa literasi bukan hanya urusan sekolah atau perpustakaan, tetapi bagian dari budaya hidup sehari-hari. Bimtek ini juga menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang tangguh dalam menghadapi era digital yang sarat disinformasi dan hoaks.

“Melalui Bimtek ini, kami berharap masyarakat lebih siap menghadapi tantangan informasi di era digital. Literasi harus menjadi bagian dari budaya, bukan hanya pengetahuan,” ujar Sekda

Ke depan, Pemkab akan terus memperkuat sinergi antara Dinas Perpustakaan, instansi pendidikan, dan komunitas literasi untuk memperluas jangkauan program literasi berbasis data dan teknologi. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: