SUMBAWA BARAT,intanmedia.com- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumbawa Barat libatkan sebayak 36 orang pekerja melakukan Sortir dan Lipat (Sorlip) kertas surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi NTB dan pemilihan bupati dan wakil bupati Kabupaten Sumbawa Barat pada Pilkada serentak tanggal 27 November mendatang.
Ketua KPU Sumbawa Barat Herman Jayadi kepada wartawan menjelaskan, proses Sorlip surat dimulai dari tanggal 29 hingga 31 Oktober. Sebelum dilakukan Sorlip oleh pekerja yang direkrut oleh KPU Sumbawa Barat. Terlebih dahulu dilakukan Simulasi pembukaan dus kotak surat suara, dan memperkenalkan surat suara kategori, rusak baik serta warna surat suara untuk gubernur Provinsi NTB dan untuk pemilihan bupati Kabupaten Sumbawa Baratm. Warna surat suara untuk gubernur merah maroon sedangkan surat suara bupati KSB warna biru muda. Simulasi melibatkan semua stakeholder yang terlibat dalam penyelenggaraan Pillkada serentak, Kepolisian, TNI Kejaksaan Negeri Sumbawa Barat, Pemda Sumbawa Barat dan Mitra KPU, Bawaslu Kabupaten Sumbawa Barat.
Untuk proses Sorlip kata KPU Sumbawa Barat, dipastikan tidak mengalami kendala yang bearti. Sebab kata HJ sapaan akrabnya, tenaga atau pekerja yang direkrut sudah berpengalaman, mereka (pekerja, red) yang melakukan Sorlip surat suara untuk Pemilu serentak DPR, DPD dan presiden awal tahun 2024 lalu.
Untuk menghindari hal-hal yang diinginkan, pekerja Sorlip dibagi dalam 6 kelompok. Pun demikian selama proses Sorlip, setiap kelompok diawasi oleh dua petugas dari KPU Sumbawa Barat. Termasuk oleh dari petugas Bawaslu Sumbawa Barat.
Selama Sorlip hingga pengepakan nantinya, dilakukan pengamanan secara ketat oleh kepolisian dan TNI.
Dikatakan HJ, untuk droping surat suara untuk pemilihan gubernur dan Bupati Sumbawa Barat telah diterima lengkap oleh KPU Sumbawa Barat.
Sehingga KPU Sumbawa Barat memastikan proses Sorlip selesai sesuai jadwal yang ditentukan, hingga tanggal 31 Oktober.
Selanjutnya, proses pengepakan atau packing surat suara untuk semua TPS. Proses ini, hanya dilakukan oleh petugas atau pegawai KPU Sumbawa Barat. Ini dilakukan untuk menghindari kesalahan yang tidak diinginkan. Sebab packing surat suara, sesuai dengan jumlah DPT di masing-masing masing TPS ditambah surat suara tambahan.
Terkait kesiapan logistik Pemilu, secara umum sudah lengkap. Hanya saja beberapa logistik masih kurang. Diantaranya, formulir C Plano dan sejumlah formulir untuk TPS. Namun dari hasil koordinasi dalam minggu ini formulir sudah dikirim dan dipastikan semua logistik lengkap. Artinya, untuk logistik dipastikan lengkap,, paling lambat minggu depan. (IM)


COMMENTS