HomePemerintahan

BPBD Sumbawa Bimtek Penguatan Relawan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana

BPBD Sumbawa  Bimtek Penguatan Relawan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana

Wastra dan Kriya Sumbawa Tampil Memukau di Dekranas Expo 2025, Hj. Ida Fitria Jarot Hadiri Puncak HUT Dekranas ke-45 di Balikpapan
Capaian Kinerja Imigrasi Sumbawa sepanjang Tahun 2023 Membanggakan
Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Pemda terus Gelar Pelatihan dan Sertifikasi

SUMBAWA (8 Juli 2026) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penguatan Relawan Desa Berketahanan Iklim dan Bencana Skala Lokal Desa yang berlangsung di Balai Pertemuan Desa Orong Bawa, Kecamatan Utan, Kabupaten Sumbawa, pada Rabu (08/07/2026).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat desa dalam menghadapi ancaman bencana sekaligus memperkuat ketahanan iklim melalui pembentukan dan penguatan relawan desa yang memiliki kemampuan dasar dalam mitigasi, kesiapsiagaan, serta penanganan awal saat terjadi bencana.

Pelaksanaan kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana yang menegaskan bahwa penyelenggaraan penanggulangan bencana tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan peran aktif masyarakat dalam upaya pengurangan risiko bencana dan peningkatan kesiapsiagaan. Masyarakat juga berhak memperoleh pendidikan, pelatihan, dan keterampilan dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.

Selain itu, kegiatan ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa yang menempatkan desa sebagai subjek pembangunan sekaligus pusat pemberdayaan masyarakat dalam mewujudkan desa yang tangguh, mandiri, dan berkelanjutan, termasuk dalam aspek ketahanan terhadap perubahan iklim dan bencana.

Kepala BPBD Kabupaten Sumbawa, Muhammad Nurhidayat, melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumbawa, Dr. Rusdianto Ar, mengatakan bahwa mitigasi bencana merupakan langkah yang sangat penting, terlebih dengan adanya tim relawan yang dibentuk dan diperkuat di tingkat desa.

“Mitigasi bencana sangat penting, ditambah dengan adanya tim relawan di desa sehingga dapat mempercepat berbagai upaya penanganan apabila terjadi bencana seperti banjir, kebakaran, gempa bumi maupun bencana lainnya,” ujarnya.

Menurutnya, keberadaan relawan desa menjadi ujung tombak dalam penanganan awal sebelum bantuan dari pemerintah daerah maupun instansi terkait tiba di lokasi kejadian.

“Ini sangat penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana. Semakin tinggi kesadaran dan kapasitas masyarakat, maka risiko dan dampak bencana dapat diminimalisir,” tambahnya.

Melalui kegiatan ini, BPBD Kabupaten Sumbawa berharap terbentuk relawan-relawan desa yang tangguh, responsif, dan mampu menjadi motor penggerak dalam upaya pengurangan risiko bencana serta penguatan ketahanan iklim di tingkat lokal desa. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: