SUMBAWA (10 Februari 2026)— Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori yang juga Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Sumbawa mengimbau seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga kelestarian hutan sebagai upaya mencegah terjadinya bencana banjir yang belakangan ini melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa.
Hal ini disampaikan Wabup pada kunjungannya di Kecamatan Empang untuk meninjau sekaligus menyerahkan bantuan kepada warga di Dusun Jotang Tero Desa Jotang Kecamatan Empang, Senin (9/2/2026).
Didamping Ketua PC PIRA dan kader Gerindra Wabup menyampaikan, banjir yang terjadi tidak lepas dari terganggunya keseimbangan alam akibat aktivitas pembukaan lahan yang tidak terkendali serta praktik pembalakan liar. Kondisi tersebut menyebabkan berkurangnya daya serap tanah terhadap air hujan, sehingga meningkatkan risiko banjir dan longsor.
“Hutan memiliki fungsi vital sebagai penyangga lingkungan. Ketika hutan rusak, dampaknya langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Wabup Ansori secara khusus mengingatkan warga yang bermukim di lereng perbukitan untuk lebih peduli terhadap kelestarian hutan di sekitarnya. Ia menyoroti perubahan kawasan hutan yang sebelumnya hijau, kini banyak beralih fungsi menjadi lahan pertanian jagung tanpa mempertimbangkan aspek keberlanjutan lingkungan.
Sebagai langkah konkret, Wabup mengajak masyarakat untuk terlibat aktif dalam upaya penghijauan kembali lahan-lahan tandus melalui penanaman pohon dan pengelolaan lahan yang ramah lingkungan. Ia menegaskan bahwa pelestarian hutan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi memerlukan kesadaran dan partisipasi bersama.
“Menjaga hutan berarti menjaga masa depan kita sendiri. Dengan alam yang lestari, bencana dapat kita minimalisir,” pungkasnya.(IM)


COMMENTS