HomeSosial

3.403 Warga Terima Manfaat SHU Koperasi, Kapolda NTB: Ini Bukti Kehadiran Negara

3.403 Warga Terima Manfaat SHU Koperasi, Kapolda NTB: Ini Bukti Kehadiran Negara

Kapolda NTB Safari Ramadhan sekaligus Pastikan Kondisi Kemanan Jelang Lebaran di Sumbawa
Kapolda NTB Kunjungi Polres Sumbawa, Serahkan Bantuan Sosial dan Beri Arahan Penting
Kapolda NTB Periksa Kesiapan Personel dan kelengkapan Sarpras Jelang Pengamanan Pilkada Serentak lamh

Sumbawa (17 November 2025) – Penyaluran Sisa Hasil Usaha (SHU) Koperasi Salonong Bukit Lestari menjadi perhatian besar dalam agenda yang digelar di Kantor Bupati Sumbawa, Senin (17/11/2025). Di hadapan pejabat lintas kementerian dan kepolisian, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan, S.H., S.I.K. menegaskan pentingnya memastikan distribusi SHU benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar tambang.

Kegiatan ini merupakan implementasi program “Koperasi untuk Negeri, Polri untuk Masyarakat” dan sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Khususnya pada poin 3, 4, 5, 6, dan 8 yang menekankan pemerataan ekonomi, peningkatan kesejahteraan, ketahanan sosial, hingga kualitas hidup masyarakat.

Acara tersebut turut dihadiri perwakilan Kementerian ESDM, Kemenkop UKM, Kantor Staf Presiden, Forkopimda NTB, sejumlah gubernur dan kapolda dari berbagai provinsi. Serta tokoh agama, akademisi, dan para ketua koperasi se-Pulau Sumbawa.

Dalam sambutannya, Kapolda NTB Irjen Pol. Hadi Gunawan menegaskan bahwa penyaluran SHU tahun ini diarahkan untuk memperkuat agenda pembangunan nasional.

“Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Asta Cita menjadi landasan dalam memperkuat pemerataan ekonomi, ketahanan sosial, dan kualitas hidup masyarakat. Karena itu penyaluran SHU kami fokuskan pada program-program yang sejalan dengan agenda tersebut,” ujarnya.

Kapolda kemudian memaparkan delapan prioritas penggunaan SHU Koperasi Salonong Bukit Lestari. Prioritas tersebut meliputi peningkatan kesejahteraan anggota koperasi. Pemberdayaan ekonomi masyarakat sekitar tambang termasuk dukungan untuk UMKM dan pelatihan kerja. Peningkatan akses pendidikan melalui pemberian beasiswa, serta penguatan layanan kesehatan dengan bantuan peralatan medis.

Selain itu, SHU juga dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur lokal seperti perbaikan jalan dan fasilitas publik. Program lingkungan berkelanjutan termasuk rehabilitasi pascatambang, penguatan cadangan modal koperasi. Serta program sosial kemasyarakatan yang ditujukan bagi komunitas di sekitar wilayah tambang.

“Dengan langkah-langkah ini, kami memastikan peran koperasi tambang bukan hanya sebatas bisnis, tetapi menjadi instrumen kesejahteraan bagi masyarakat luas,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, SHU disalurkan kepada 29 desa di lima kecamatan dengan total penerima manfaat mencapai 3.403 orang. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Kapolda NTB bersama pimpinan daerah yang hadir.

Irjen Pol. Hadi Gunawan menambahkan bahwa angka tersebut bukan sekadar data administratif. Melainkan cerminan nyata dari kolaborasi antara koperasi, pemerintah, masyarakat, dan Polri.

“Kami berharap penyaluran SHU ini memperkuat kontribusi koperasi dalam mendukung pembangunan nasional. Semoga apa yang dilakukan hari ini memberi manfaat nyata bagi anggota, masyarakat, dan kawasan tambang,” ujarnya.

Menutup sambutannya, Kapolda NTB menegaskan komitmen Polri untuk terus mendukung penguatan koperasi sebagai pilar ekonomi kerakyatan, khususnya di wilayah yang berkaitan dengan sektor pertambangan.

“Ini bukan hanya soal SHU, tetapi tentang bagaimana koperasi menjadi mesin kesejahteraan. Polri akan selalu hadir memastikan prosesnya berjalan transparan, adil, dan tepat sasaran,” tutupnya. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: