SUMBAWA (22 Juli 2025) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menegaskan komitmen Pemerintah Daerah untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Sumbawa. Hal ini disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD Sumbawa yang digelar belum lama ini.
Menurutnya, pembangunan jaringan jalan mantap telah ditetapkan sebagai salah satu dari 45 program prioritas dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2025–2029.
“Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam membuka keterisolasian wilayah serta meningkatkan konektivitas antar desa dan kecamatan,” ujar Wabup Ansori di hadapan anggota dewan.
Tiga ruas jalan strategis yang kini menjadi fokus penanganan, yakni:Batu Dulang – Tepal, Tepal – Batu Rotok, Lenangguar – Teladan.
Ketiga ruas tersebut sebelumnya telah dimasukkan ke dalam pembiayaan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2023, dan direncanakan kembali pada Inpres 2025. Namun, akibat refocusing anggaran oleh pemerintah pusat, pelaksanaan pembangunan belum dapat direalisasikan sepenuhnya pada 2023 dan 2024, meskipun sudah tercantum dalam DIPA Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN).
Saat ini, kata Wabup, pembahasan terakhir bersama BPJN Provinsi NTB telah memasuki tahap teknis pelaksanaan dan penjadwalan waktu. Pemerintah daerah juga tengah mengupayakan agar proyek ini dilaksanakan melalui skema Multi Years Contract (MYC), mengingat waktu efektif pelaksanaan di tahun 2025 yang hanya tersisa tiga bulan.
“Dengan skema MYC, pelaksanaan pembangunan bisa lebih maksimal dan terhindar dari risiko ketergesaan yang mengorbankan kualitas,” jelasnya.
Pemerintah Kabupaten Sumbawa berharap dukungan dan kebijakan strategis dari pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur jalan ini segera terealisasi demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah terpencil.(IM)


COMMENTS