SUMBAWA- Pemerintah Daerah merencanakan anggaran belanja daerah untuk tahun 2025 sebesar Rp2,05 triliun, mengalami peningkatan sebesar Rp58,16 miliar atau 2,92% dibandingkan APBD tahun 2024 yang sebesar Rp1,99 triliun. Meskipun ada kenaikan, diperkirakan akan ada defisit anggaran sebesar Rp1,3 miliar pada tahun anggaran mendatang.
Juru bicara Fraksi PKS Ahdar dalam paripurna DPRD Sumbawa, Kamis (8/8/24) menegaskan pentingnya menerapkan prinsip “money follows program” dalam penggunaan belanja daerah.
PKS menekankan agar belanja difokuskan pada program-program prioritas yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat dengan pendekatan holistik, tematik, terintegrasi, dan spasial.
Fraksi PKS juga mendorong pemerintah daerah untuk menetapkan target kinerja yang jelas untuk setiap belanja, guna meningkatkan akuntabilitas perencanaan anggaran dan memastikan efektivitas serta efisiensi penggunaan anggaran.
” Program dan kegiatan yang direncanakan harus memiliki informasi yang jelas, terukur, serta korelasi langsung dengan hasil yang diharapkan,” demikian Ahdar. (IM)


COMMENTS