SUMBAWA- Fraksi Demokrat DPRD Sumbawa mengingatkan pemerintah daerah khususnya semua dinas tekhnis lebih peka terhadap persoalan Masyarakat. Terutama yang berkaitan dengan kondis keamanan dan ketertiban. Salah satu yang menjadi sorotan fraksi Demokrat adalah terkait kondisi lampu jalan disepanjang jalan By Pass dari simpang Keraci hingga Simpang Sering yang hampir semuanya mati. Menurut fraksi democrat, hal itu mengkin dianggap tidak terlalu besar, namun dampaknya sangat luas. Ada banyak kemungkinan yang bisa terjadi apabila lampu jalan tidak hidup.
“Ini persoalan kecil tapi harus menjadi perhatian. Karena dampaknya justru sangat besar,” kata juru bicara Fraksi Demokrat , Sri Wahyuni, S.Ap pada sidang paripurna DPRD Sumbawa 31 Juli 2024.
Katanya, sebagai penyangga jalan dalam wilayah kota seharusnya lebih diperhatikan. Bukan hanya kondisi fisik jalan. Namun yang tidak kalah pentingnya adalah kondisi penerangannya. Terlbih jalan tersebut berada di jalur luar. Sihingga akan banyak kemungkinan yang bisa terjadi apabila dibiarkan gelap gulita. Mulai dari rawannya terjadi kecelakaan hingga berkaitan dengan keamanan dan ketertiban.
“Mungkin orang tidak ada niat untuk berbuat jahat. Tapi karena kondisi jalan yang gelap dilihat sebagai sebuh kesempatan. Tentu ini tidak kita inginkan. Makanya pemerintah melalui dinas tekhis harus lebih peka,” kata Sri.
Selain itu, fraksi Demokrat juga meminta kepada dinas tekhis untuk bisa memasang lampu penanda di jalan masuk ke wilayah Dusun Pamulung Desa Karang Dima. Karena dengan kondisi gelap seperti itu terkesan tidak ada Masyarakat yang tinggal di dalam wilayah tersebut.
“Persoalan kecil, tapi maksanya luas. Jangan kita hanya melihat hal hal yang besar saja namun melupakan hal kecil,” katanya. (IM)


COMMENTS