SUMBAWA -Fraksi PKS DPRD Sumbawa menyampaikan harapan dan usulan terkait pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Sumbawa.
Dalam Paripurna DPRD Sumbawa, Selasa (31/7/24) Juru Bicara Fraksi PKS Muhammad Fauzi menyampaikan terkait betapa pentingnya pendampingan khusus dan berkelanjutan untuk UMKM dalam upaya meningkatkan branding dan kemasan produk mereka.
Menurut Fraksi PKS, kemasan produk yang inovatif bukan hanya berfungsi sebagai pelindung barang, tetapi juga sebagai elemen penting dalam strategi pemasaran yang dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar global.
Selama beberapa tahun terakhir, UMKM telah memainkan peran vital dalam ekonomi. Mereka tidak hanya menyumbang sebagian besar lapangan pekerjaan, tetapi juga berkontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) negara. Namun, banyak UMKM menghadapi tantangan serius dalam mengembangkan kemasan produk yang dapat memenuhi standar dan menarik perhatian konsumen.
Fraksi PKS menilai bahwa untuk mengatasi tantangan ini, perlu adanya pendekatan yang lebih strategis dan sistematis dalam memberikan dukungan kepada pelaku UMKM.
Pendampingan khusus yang diusulkan oleh Fraksi PKS mencakup beberapa aspek penting. Pertama, pelatihan dan edukasi terkait desain kemasan yang inovatif dan sesuai dengan tren pasar internasional. Dalam era globalisasi dan persaingan yang semakin ketat, kemasan produk yang menarik dan fungsional menjadi kunci untuk membedakan produk UMKM dari pesaingnya. Pelatihan ini diharapkan dapat meliputi berbagai teknik desain modern, pemilihan bahan kemasan yang ramah lingkungan, serta strategi pemasaran yang efektif.
Kedua, Fraksi PKS juga menyoroti pentingnya dukungan dalam hal teknologi dan digitalisasi. Dalam konteks ini, pendampingan dapat mencakup bantuan dalam mengadopsi teknologi terkini yang dapat meningkatkan efisiensi produksi dan kualitas kemasan. Selain itu, dukungan dalam penggunaan platform digital untuk pemasaran dan penjualan produk juga sangat penting. Dengan semakin banyaknya konsumen yang beralih ke belanja online, UMKM perlu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas jangkauan pasar mereka.
Ketiga, Faksi PKS meminta adanya kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pendidikan dalam menyediakan sumber daya dan fasilitas yang diperlukan untuk mendukung UMKM. Pemerintah diharapkan dapat menyediakan dana dan insentif untuk program pendampingan, sementara sektor swasta dapat berkontribusi melalui investasi dan kemitraan strategis. Lembaga pendidikan, di sisi lain, dapat menyediakan pelatihan teknis dan inovasi terbaru dalam desain kemasan dan pemasaran.
Pendampingan ini juga harus mencakup evaluasi berkala dan umpan balik yang konstruktif. Dengan adanya sistem evaluasi yang baik, UMKM dapat terus menerus memperbaiki dan menyesuaikan strategi kemasan mereka berdasarkan kebutuhan dan preferensi pasar. Umpan balik yang diperoleh dari konsumen dan mitra bisnis juga akan membantu UMKM untuk tetap relevan dan kompetitif.
Selain itu, Fraksi PKS menggarisbawahi pentingnya kesadaran tentang nilai keberlanjutan dalam desain kemasan. Dengan meningkatnya kesadaran global akan isu-isu lingkungan, konsumen semakin mencari produk yang dikemas dengan bahan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pendampingan harus mencakup pendidikan tentang penggunaan bahan kemasan yang ramah lingkungan dan teknik pengurangan limbah yang dapat diterapkan oleh UMKM.
Harapan Faksi PKS adalah bahwa dengan adanya dukungan yang komprehensif dan berkelanjutan ini, UMKM Sumbawa dapat meningkatkan daya saing mereka. Kemasan yang inovatif dan berkualitas tinggi dapat membantu UMKM untuk membangun merek yang kuat dan menarik perhatian konsumen.
Dalam konteks yang lebih luas, usulan ini juga berpotensi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Dengan meningkatkan kapasitas UMKM, diharapkan dapat tercipta lebih banyak lapangan pekerjaan, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan pada akhirnya, memperkuat perekonomian.
Sebagai langkah awal, Faksi PKS berencana untuk mengajukan proposal kepada pemerintah dan lembaga terkait untuk menyusun rencana aksi konkret dalam pendampingan UMKM. Proposal ini akan mencakup detail tentang program pelatihan, dukungan teknologi, dan kolaborasi antara berbagai pihak. Faksi PKS berharap bahwa dengan adanya dukungan dan kerjasama yang solid, target-target tersebut dapat tercapai dengan sukses.
Dengan semangat untuk mendukung pertumbuhan UMKM dan mendorong inovasi, Fraksi PKS mengajak semua pihak untuk berkontribusi dalam mewujudkan visi ini. Dalam dunia yang semakin kompetitif, kemasan produk yang inovatif bukan hanya sekedar kebutuhan, tetapi merupakan kunci untuk membuka peluang baru dan mencapai kesuksesan di pasar global. (IM)


COMMENTS