HomePolitik

Fraksi PKB Soroti Serapan Anggaran Kabupaten Sumbawa yang Masih Rendah dan Minta Kajian Mendalam untuk Tahun 2025

Fraksi PKB Soroti Serapan Anggaran Kabupaten Sumbawa yang Masih Rendah dan Minta Kajian Mendalam untuk Tahun 2025

Fraksi PKB Soroti Penyerapan Anggaran dan Persoalan Pelayanan Publik
Ini Point Rekomendasi Fraksi PKB untuk  Diatensi Pemerintah
Dapat Mandat sebagai Calon Bupati, H.Ilham Mustami: Hasil Pileg Menentukan Bagaimana PKB Bersikap di Pilkada 2024

SUMBAWA – Juru bicara Fraksi PKB DPRD Kabupaten Sumbawa, Sry Wahyuni, mengungkapkan keprihatinan terkait serapan anggaran tahun 2024 yang saat ini masih berada pada angka 37,82%.

Hal ini disampaikan dalam jawaban terhadap pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terkait perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2024, Rabu (31/7/24).

Dia menegaskan, serapan anggaran untuk tahun 2024 saat ini berada pada angka 37,82%. Angka ini menunjukkan bahwa belum semua anggaran yang telah dialokasikan dalam APBD tahun ini dapat terserap atau digunakan secara optimal. Sry Wahyuni menilai bahwa serapan anggaran yang rendah ini merupakan indikasi adanya ketidakefisienan dalam perencanaan serta pelaksanaan anggaran di tingkat daerah. Ia menyoroti bahwa sisa lebih perhitungan anggaran (SilPA) sebesar Rp5.000.000.000,- (lima miliar rupiah) merupakan angka yang sangat besar dan mencerminkan adanya masalah signifikan dalam proses manajerial anggaran.

Sry Wahyuni menegaskan bahwa sisa anggaran yang sebesar itu tidak hanya mencerminkan ketidakefisienan, tetapi juga dapat berdampak negatif pada kualitas layanan publik dan pelaksanaan program pembangunan daerah. Menurutnya, sisa anggaran yang signifikan ini menunjukkan bahwa ada sejumlah proyek atau program yang tidak dapat direalisasikan sesuai rencana, atau ada masalah dalam hal administrasi dan pelaporan keuangan. Hal ini dapat berimplikasi pada pencapaian target-target pembangunan yang telah ditetapkan dalam rencana pembangunan daerah.

Dalam upaya untuk memperbaiki situasi ini dan memastikan bahwa anggaran tahun 2025 akan lebih efisien, Sry Wahyuni menekankan pentingnya dilakukan kajian mendalam dan evaluasi komprehensif. Kajian ini harus dilakukan secara menyeluruh terhadap seluruh aspek perencanaan dan pelaksanaan anggaran, termasuk evaluasi terhadap efektivitas setiap program dan kegiatan yang telah direncanakan. Analisis ini harus mencakup penilaian terhadap potensi masalah dalam administrasi dan pelaporan anggaran, serta identifikasi area-area yang perlu diperbaiki untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran di masa depan.

Sry Wahyuni juga mengusulkan agar dilakukan pembenahan sistem administrasi dan mekanisme pelaporan anggaran. Sistem yang lebih transparan dan akuntabel diharapkan dapat meningkatkan pengawasan dan pengendalian terhadap penggunaan anggaran. Dengan demikian, alokasi anggaran yang telah ditetapkan dapat terserap secara optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Fraksi PKB berharap bahwa langkah-langkah perbaikan yang diusulkan dapat meningkatkan kapasitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran daerah secara keseluruhan. Selain itu, diharapkan bahwa evaluasi dan kajian yang mendalam ini akan menghasilkan rekomendasi yang konstruktif bagi perbaikan APBD tahun 2025. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa setiap rupiah anggaran yang dialokasikan dapat digunakan secara efektif dalam mendukung program-program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Sumbawa.

Dengan komitmen dan upaya yang tepat, diharapkan bahwa perencanaan dan pengelolaan anggaran daerah akan mengalami peningkatan yang signifikan, sehingga dapat memberikan dampak positif yang nyata dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pencapaian target pembangunan daerah. Fraksi PKB bertekad untuk terus memantau dan memberikan masukan yang konstruktif agar pengelolaan anggaran daerah dapat dilakukan dengan lebih baik di masa depan. (IM)

Spread the love

COMMENTS

WORDPRESS: 0
DISQUS: